Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN udara Israel di Suriah semalam menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran. Serangan itu menargetkan depot senjata dan posisi yang dipegang oleh pasukan Iran dan sekutu mereka di Libanon, Hizbullah, di dekat ibu kota Damaskus dan posisi milisi pro-Iran di Suriah selatan.
Itu disampaikan kelompok pemantau perang, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Rabu (25/11). Kata pemantau yang berbasis di Inggris tersebut, kewarganegaraan para pejuang yang tewas tidak segera diketahui.
Media pemerintah Suriah, Sana, sebelumnya mengatakan serangan udara oleh musuh Zionis telah menghantam daerah selatan Damaskus sebelum tengah malam waktu setempat.
Sana juga melaporkan serangan lain terhadap Desa Rwihinah di provinsi selatan Quneitra dekat Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, tanpa melaporkan korban dari kedua serangan tersebut. Tentara Israel jarang mengakui serangan individu dan menolak berkomentar ketika dihubungi oleh AFP, Rabu.
Israel telah melakukan ratusan serangan udara dan rudal di Suriah. Ia menargetkan pasukan pemerintah serta pasukan Iran dan orang-orang Libanon, Hizbullah, yang mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad.
Pekan lalu, pesawat tempur Israel menyerang sasaran Iran di Suriah. Tentara Israel menyebutnya sebagai serangan balasan atas penemuan alat peledak di dekat salah satu pangkalannya di Dataran Tinggi Golan.
Sana mengatakan serangan itu telah menewaskan tiga tentara Suriah. Observatorium mengatakan tujuh pejuang asing sekutu juga tewas.
Pada Sabtu malam, serangan udara menewaskan 14 pejuang milisi pro-Iran dari Irak dan Afghanistan di Suriah timur, kata Observatorium, menambahkan kemungkinan serangan udara Israel. Perang Suriah telah menewaskan lebih dari 380.000 orang dan jutaan lainnya mengungsi sejak dimulai pada 2011 dengan penindasan brutal terhadap protes antipemerintah. (OL-14)
Dubes Iran Kazem Jalali beberkan syarat gencatan senjata di Timur Tengah, mulai dari ganti rugi perang hingga kendali Selat Hormuz. Simak tuntutan lengkap Teheran di sini.
Menyusul respons positif yang disampaikan Teheran, langkah tindak lanjut telah dijalankan oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis.
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil posisi yang tepat dan terukur dalam merespons mediasi Iran dan AS sejalan politik luar negeri bebas dan aktif.
Negara Teluk (GCC) desak keterlibatan dalam perundingan AS-Iran guna jamin kedaulatan dan keamanan regional pascaserangan masif yang sasar infrastruktur vital mereka.
Iran resmi balas proposal 15 poin AS dengan menuntut ganti rugi perang, penghentian pembunuhan, dan pengakuan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz sebagai syarat damai.
Presiden AS Donald Trump klaim telah lumpuhkan kekuatan tempur Iran, termasuk hancurkan 154 kapal dan peluncur rudal, serta sebut perang telah dimenangkan militer AS.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Komandan Polisi Dubai Dhahi Khalfan desak negara Teluk perkuat hubungan dengan Israel dan Barat, serta kritik negara Arab lain di tengah perang regional melawan Iran.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflikĀ
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved