Rabu 25 November 2020, 16:22 WIB

Israel Serang lagi Suriah, Delapan Milisi Pro Iran Tewas

Mediaindonesia.com | Internasional
Israel Serang lagi Suriah, Delapan Milisi Pro Iran Tewas

AFP/Jalaa Marey
.

 

SERANGAN udara Israel di Suriah semalam menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran. Serangan itu menargetkan depot senjata dan posisi yang dipegang oleh pasukan Iran dan sekutu mereka di Libanon, Hizbullah, di dekat ibu kota Damaskus dan posisi milisi pro-Iran di Suriah selatan.

Itu disampaikan kelompok pemantau perang, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Rabu (25/11). Kata pemantau yang berbasis di Inggris tersebut, kewarganegaraan para pejuang yang tewas tidak segera diketahui.

Media pemerintah Suriah, Sana, sebelumnya mengatakan serangan udara oleh musuh Zionis telah menghantam daerah selatan Damaskus sebelum tengah malam waktu setempat.

Sana juga melaporkan serangan lain terhadap Desa Rwihinah di provinsi selatan Quneitra dekat Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, tanpa melaporkan korban dari kedua serangan tersebut. Tentara Israel jarang mengakui serangan individu dan menolak berkomentar ketika dihubungi oleh AFP, Rabu.

Israel telah melakukan ratusan serangan udara dan rudal di Suriah. Ia menargetkan pasukan pemerintah serta pasukan Iran dan orang-orang Libanon, Hizbullah, yang mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad.

Pekan lalu, pesawat tempur Israel menyerang sasaran Iran di Suriah. Tentara Israel menyebutnya sebagai serangan balasan atas penemuan alat peledak di dekat salah satu pangkalannya di Dataran Tinggi Golan.

Sana mengatakan serangan itu telah menewaskan tiga tentara Suriah. Observatorium mengatakan tujuh pejuang asing sekutu juga tewas.

Pada Sabtu malam, serangan udara menewaskan 14 pejuang milisi pro-Iran dari Irak dan Afghanistan di Suriah timur, kata Observatorium, menambahkan kemungkinan serangan udara Israel. Perang Suriah telah menewaskan lebih dari 380.000 orang dan jutaan lainnya mengungsi sejak dimulai pada 2011 dengan penindasan brutal terhadap protes antipemerintah. (OL-14)

Baca Juga

Christopher Black / World Health Organization / AFP

WHO: Terlalu Dini untuk Menyimpulkan Asal-Usul Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 08:39 WIB
WHO menganggap masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan dari misinya ke Wuhan apakah pandemi covid-19 dimulai di...
 Nicholas Kamm / AFP

Sidang Pemakzulan Trump Akan Dimulai Minggu Kedua Februari

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 08:05 WIB
Sidang Senat AS Donald Trump akan dimulai pada minggu kedua Februari, beberapa hari setelah kasus pemakzulan baru terhadap mantan...
JOEL SAGET / AFP

Pfizer Kurangi Kuota Vaksin untuk Negara Anggota Uni Eropa

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 06:30 WIB
Pfizer bersama perusahaan farmasi Jerman, BioNTech, tidak berkenan menanggapi pertanyaan terkait kendala pengiriman vaksin Covid-19 ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya