Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA orang dilaporkan tewas dalam serangan di sebuah gereja di kota Nice, Prancis. Walikota Nice Christian Estrosi mengatakan serangan menggunakan pisau tersebut diduga dilakukan oleh teroris.
"Serangan teroris di jantung basilika Notre-Dame," ungkapnya seperti dilansir BBC.
Dilaporkan korban lansia yang datang untuk berdoa hampir dipenggal kepalanya. Dua dari mereka yang tewas diserang di dalam gereja, wanita tua dan seorang pria yang ditemukan dengan tenggorokan dipotong. Seorang wanita berhasil melarikan diri ke kafe terdekat setelah ditikam beberapa kali, tetapi kemudian meninggal.
Estrosi membandingkan serangan itu dengan pembunuhan guru Samuel Paty, yang dipenggal kepalanya di dekat sekolahnya di luar Paris awal bulan ini. Dia berbicara tentang "Islamo-fasisme" dan bahwa tersangka telah "mengulang tanpa henti 'Allahu Akbar' (Tuhan Maha Besar)."
Sementara seorang tersangka ditembak dan ditahan tidak lama kemudian.
Belakangan diketahui bahwa seorang saksi telah berhasil membunyikan alarm dengan sistem perlindungan khusus yang dipasang oleh otoritas kota. Chloe, seorang saksi mata yang tinggal di dekat gereja, mengatakan kepada BBC: "Kami mendengar banyak orang berteriak di jalan. Kami melihat dari jendela bahwa ada banyak, banyak polisi datang, dan tembakan, banyak tembakan."
Presiden Emmanuel Macron sedang dalam perjalanan ke tempat kejadian. Jaksa anti-teror nasional Prancis juga telah membuka penyelidikan pembunuhan.
Polisi belum menyebutkan motif penyerangan di Nice. Namun, kejadian ini mengikuti protes berhari-hari di beberapa negara mayoritas Muslim yang dipicu oleh pembelaan Presiden Macron terhadap kartun Prancis yang menggambarkan Nabi Muhammad.
Tom Vannier, seorang mahasiswa jurnalisme yang tiba di tempat kejadian setelah serangan itu, mengatakan kepada BBC bahwa orang-orang menangis di jalan. Empat tahun lalu Nice menjadi tempat terjadinya serangan teror lainnya ketika seorang pria mengendarai truk ke kerumunan tepi pantai, menewaskan 86 orang.(BBC/OL-4)
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Presiden Emmanuel Macron bantah klaim Donald Trump. Prancis pastikan tidak kirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah perang Iran-AS-Israel 2026.
Prancis tengah mengupayakan misi gabungan untuk menjamin keamanan kapal tanker di Selat Hormuz pascablokade Iran. Menlu Prancis bawa inisiatif ini ke Uni Eropa.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Pemerintah Prancis mengerahkan kapal-kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya ke Mediterania,
Secara keseluruhan, Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved