Rabu 21 Oktober 2020, 21:51 WIB

25 dari 81 Provinsi di Filipina Masih Terdapat Demam Babi Afrika

Mediaindonesia.com | Internasional
25 dari 81 Provinsi di Filipina Masih Terdapat Demam Babi Afrika

Ist/Kementan
Ilustrasi : babi.

 

25 dari 81 Provinsi di Filipina Masih Terdapat Demam Babi Afrika

Menteri Pertanian William Dar mengatakan wabah demam babi Afrika (ASF) masih ditemukan di 25 dari 81 provinsi di Filipina.

Untuk mencegah penyebaran penyakit pada babi, Dar melalui konferensi pers mengatakan bahwa hampir 350.000 babi telah dimusnahkan sejak ASF mewabah di negara tersebut pada September 2019.

"Ini masih menjadi ancaman bagi industri babi Filipina. Penyakit babi lintas batas ini merupakan masalah yang sangat kompleks," katanya.

Menurut Dar, departemen pertanian sedang berkoordinasi dengan pelaku industri untuk memulai dan menghidupkan kembali peternakan yang terkena dampak.

Dar menuturkan departemen terkait telah memberikan bantuan peluang mata pencaharian terutama bagi peternak babi kecil.

"Kami terus melanjutkan industri babi, terutama di provinsi yang terdampak. Bantuan kami berfokus pada peternak babi kecil dan rumahan," katanya.

"Ini merupakan proyek besar yang sedang kita garap untuk membantu mereka yang terkena imbas. Kami memberi mereka peluang mata pencaharian dan proyek."

Penyakit demam babi tidak berbahaya bagi manusia, namun sangat menular dan fatal bagi babi karena hingga kini belum ada obat untuk penyakit tersebut.

Babi masih menjadi sumber daging utama di Filipina dan sekitar 64 persen dari populasi babi diternak di peternakan rumahan.

Filipina merupakan importir daging babi terbesar ke tujuh di dunia. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/Anthony WALLACE

Aktivis Prodemokrasi Hong Kong Jimmy Lai Didakwa Penipuan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:55 WIB
Pria berusia 73 tahun itu merupakan pemilik Apple Daily, tabloid terlaris di Hong Kong yang dengan tegas menyatakan diri sebagai...
AFP/SAUL LOEB

Trump Isyaratkan Maju Lagi dalam Pilpres 2024

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:24 WIB
Trump telah membahas kemungkinan dengan para pembantu dekatnya untuk meluncurkan kampanyenya untuk 2024 pada 20 Januari 2021, yang...
AFP/DOUGLAS MAGNO

Brasil Buka Diri untuk Persetujuan Vaksin Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 03 Desember 2020, 10:20 WIB
Anvisa mengatakan, otorisasi akan dianalisis berdasarkan kasus per kasus dan vaksin tersebut harus dalam uji coba tahap akhir di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya