Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAI tropis Sally diperkirakan semakin menguat dan menyebabkan banjir. Terjangan badai ini dinilai berbahaya karena membawa angin kencang yang merusak wilayah Pantai Teluk, Amerika Serikat (AS).
Topan Sally bisa menghasilkan duo mematikan dari gelombang badai setinggi manusia. Berikut, curah hujan tinggi di beberapa bagian Louisiana dan Mississippi.
Hampir 90% kematian yang disebabkan angin topan merupakan dampak kombinasi banjir, gelombang badai dan arus deras. Peringatan badai sudah dikeluarkan otoritas di Grand Isle, Louisiana, hingga Ocean Springs, Mississippi. Termasuk Danau Pontchartrain, Danau Maurepas dan metropolitan New Orleans.
Baca juga: Badai Kembar Bidik Pantai AS, Warga Lousiana dan Kuba Mengungsi
Kondisi badai dengan angin berkecepatan 74 mph atau lebih diperkirakan melanda beberapa daerah pada Senin (14/9) malam waktu setempat. Status waspada badai dan peringatan badai tropis sudah diberlakukan. Termasuk, di sebagian Louisiana, Mississippi, Alabama dan Florida Panhandle.
Badai ini menciptakan hujan dan angin disertai petir di barat daya Florida pada pagi ini. Key West, Florida, mengalami curah hujan 9,37 inci akibat Badai Sally. Hujan deras mengakibatkan banyak jalan tertutup dan sejumlah mobil mogok.
Baca juga: Badai Amanda Ciptakan Kehancuran di Amerika
Marathon, Florida, mengalami curah hujan dari Sally pada Sabtu waktu setempat. Sehingga, menetapkan rekor curah hujan harian baru sepanjang September. Badai Sally diperkirakan menguat saat bergerak ke barat laut menuju Pantai Teluk utara awal pekan ini. Serta, bisa menjadi badai Kategori 2 saat mendekati daratan.
Gelombang badai yang berpotensi mengancam nyawa diperkirakan melanda sepanjang Pantai Teluk mulai Senin atau Selasa waktu setempat.(Weather.com/OL-11)
Presiden Ferdinand Marcos menyatakan seluruh instansi pemerintah dalam kondisi siaga penuh untuk menyalurkan bantuan kapan pun diperlukan.
Fosil bayi pterosaurus 150 juta tahun lalu ditemukan di Jerman. Keduanya tewas akibat badai tropis di era Jurassic.
HONG Kong ditaksir menelan kerugian 2-3 miliar dolar Hong Kong (sekitar Rp4,15 triliun-Rp6,23 triliun) akibat diterjang Topan Wipha.
TOPAN Wipha melanda wilayah selatan Tiongkok pada Senin (21/7) dengan membawa angin kencang dan hujan deras.
Ketika terjadi badai matahari, geomagnet, dan ionosfer dalam intensitas kecil, sedang, atau besar, salah satu dampaknya dapat menurunkan akurasi posisi GPS.
Foto-foto baru menunjukkan sepasang badai putih raksasa yang mengamuk di Sabuk Khatulistiwa Selatan (SEB) Jupiter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved