Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Lagarde: Pemimpin Perempuan Lebih Sukses Atasi Krisis Covid-19

Basuki Eka Purnama
23/7/2020 09:01
Lagarde: Pemimpin Perempuan Lebih Sukses Atasi Krisis Covid-19
Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde(AFP/Daniel ROLAND )

PEMIMPIN perempuan lebih baik dalam menghadapi krisis covid-19. Hal itu ditegaskan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde, Rabu (22/7), sembari memuji komunikasi jujur dan kepedulian para pemimpin perempuan.

"Perbedaan kebijakan dan cara berkomunikasi sangat mencolok di negara-negara yang dipimpin pemimpin perempuan," ujar Lagarde dalam wawancara daring dengan The Washington Post.

"Saya akan terdengar sangat bias. Saya bisa mengatakan bahwa pemimpin perempuan cenderung lebih baik melakukan kerja mereka ketimbang pemimpin laki-laki," imbuhnya.

Baca juga: Brasil Catatkan Hampir 68 Ribu Kasus Covid-19 dalam 24 Jam

Lagarde yang merupakan presiden perempuan pertama ECB mencontohkan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Dia menyebut pendekatan ilmiah yang digunakan Merkel sebagai contoh bahwa penjelasan yang jujur dan transparannya mengenai data covid-19 akan membantu warga dengan senang hati menggunakan masker, menjaga jarak sosial, dan melakukan karantina jika diperlukan.

Lagarde menambahkan pemimpin perempuan di Taiwan, Belgia, dan Selandia Baru juga sukses memberikan penjelasan yang memadai mengenai covid-19 sehingga rekomendasi mereka dipatuhi warga.

Jerman sukses mengantasi pandemi covid-19 lebih baik ketimbang negara Eropa lainnya sementara Taiwan dan Selandia Baru dipandang sebagai kisah sukses dalam perang melawan pandemi itu.

Kebalikannya, para pengamat menggarisbawahi para pemimpin laki-laki yang juga populis seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Brasil Jair Bolsonaro, dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kesulitan mengatasi covid-19 di negara mereka.

"Kepemimpinan juga mengenai mengasihi. Dimensi ini, saya rasa pemimpin perempuan lebih unggul," pungkas Lagarde yang pernah menjadi menteri keuangan Prancis. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya