Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
QATAR Airways, Rabu (15/7), mengatakan akan meminta ganti rugi atas kerugian yang mereka derita akibat blokade ilegal yang diberlakukan sejak 2017 oleh empat negara Timur Tengah.
Pengumuman itu dilansir sehari setelah Pengadilan Internasional memutuskan Qatar bisa menggugat blokade udara yang diberlakukan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir selama tiga tahun ke Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).
"Qatar Airways akan menuntut ganti rugi yang sepadan atas kerugian finansial yang dialami maskapai akibat blokade ilegal itu," tegas Qatar Airways dalam keterangan resmi.
Baca juga: Beijing Harus Ubah Taktik di Laut China Selatan
Keempat negara Timur Tengah itu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Juni 2017 dan memberlakukan blokade darat, laut, dan udara setelah menuding Doha mendukung kelompok radikal dan menjalin hubungan dekat dengan Iran.
Qatar berulang kali membantah tudingan itu dan telah menggugat keempat negara itu ke ICAO.
Qatar Airways merupakan maskapai terbesar di kawasan Timur Tengah setelah Emirates. Mereka mengoperasikan 250 pesawat terbang. (AFP/OL-1)
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Otoritas Qatar perintahkan evakuasi darurat di Doha akibat serangan misil. Ketegangan meningkat setelah Iran balas serangan militer gabungan AS-Israel. Simak selengkapnya.
Qatar tetap buka dialog dengan Iran meski hanya satu kali telepon sejak kematian Ali Khamenei. Doha berhenti jadi mediator AS-Iran. Cek alasannya di sini.
HARGA minyak dunia melonjak setelah Qatar memperingatkan seluruh produksi minyak dan gas di kawasan Teluk berpotensi terhenti dalam beberapa hari jika konflik Timur Tengah terus berlanjut.
PEMERINTAH Qatar mengevakuasi sementara warga yang tinggal di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) sebagai langkah pencegahan keamanan.
Kementerian Pertahanan Turki, yang baru-baru ini menyatakan bahwa pertahanan NATO telah mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved