Kamis 16 Juli 2020, 09:54 WIB

Qatar Airways akan Tuntut Ganti Rugi Terkait Blokade

Basuki Eka Purnama | Internasional
Qatar Airways akan Tuntut Ganti Rugi Terkait Blokade

AFP/ELVIS BARUKCIC
Pesawat milik maskapai penerbangan Qatar Airways

 

QATAR Airways, Rabu (15/7), mengatakan akan meminta ganti rugi atas kerugian yang mereka derita akibat blokade ilegal yang diberlakukan sejak 2017 oleh empat negara Timur Tengah.

Pengumuman itu dilansir sehari setelah Pengadilan Internasional memutuskan Qatar bisa menggugat blokade udara yang diberlakukan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir selama tiga tahun ke Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).

"Qatar Airways akan menuntut ganti rugi yang sepadan atas kerugian finansial yang dialami maskapai akibat blokade ilegal itu," tegas Qatar Airways dalam keterangan resmi.

Baca juga: Beijing Harus Ubah Taktik di Laut China Selatan

Keempat negara Timur Tengah itu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Juni 2017 dan memberlakukan blokade darat, laut, dan udara setelah menuding Doha mendukung kelompok radikal dan menjalin hubungan dekat dengan Iran.

Qatar berulang kali membantah tudingan itu dan telah menggugat keempat negara itu ke ICAO.

Qatar Airways merupakan maskapai terbesar di kawasan Timur Tengah setelah Emirates. Mereka mengoperasikan 250 pesawat terbang. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT

Kekerasan Kembali Terjadi di Paris terkait UU Keamanan Baru

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 06 Desember 2020, 07:48 WIB
Jendela supermarket, agen properti dan bank rusak. Lalu beberapa mobil terbakar di sepanjang Avenue Gambetta ketika ribuan demonstran...
MI/ADAM DWI

Kemlu: BNPB Berperan Penting dalam Fasilitasi Internasional

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 20:50 WIB
BNPB telah berperan aktif dalam membantu adanya fasilitasi...
AFP/Jaafar Ashtiyeh

Bahrain Tolak Produk Impor dari Permukiman Ilegal Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 19:40 WIB
Bahrain dan Uni Emirat Arab meresmikan hubungan dengan Israel pada 15 September di bawah kesepakatan yang disponsori Amerika...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya