Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA akhir pekan, kota-kota besar di Amerika Serikat (AS) diliputi suasana penuh ketegangan. Pengunjuk rasa berjibaku dan bentrok dengan polisi saat pihak berwenang memadamkan aksi protes. Aparat menggunakan peluru karet, pelet merica, dan gas air mata dalam kerusuhan yang membakar kota-kota besar di ‘Negeri Paman Sam’.
Akan tetapi, sejumlah perwira mengambil tindakan berbeda. Mereka menghadirkan gambaran bertolak belakang dan menuturkan kisah lain di balik momen nasional yang bergejolak setelah kematian George Floyd, 46, pria kulit hitam, dalam tahanan polisi di Minneapolis.
Dari New York ke Des Moines hingga Spokane, Washington, anggota penegak hukum--kadang-kadang berpakaian antihuru-hara--berlutut bersama para pengunjuk rasa dan berbaris dalam solidaritas dengan mereka. Aksi mereka pun menjadi viral.
Tindakan itu telah menjadi identik dengan protes damai dalam beberapa tahun terakhir setelah pemain sepak bola Colin Kaepernick berlutut.
Aksi Kaepernick tersebut bagian dari protesnya atas kebrutalan polisi terhadap warga kulit hitam yang tidak bersenjata.
Sebuah video yang beredar luas di jejaring Facebook merekam dua orang berseragam bergabung dengan kerumunan yang berlutut di Queens. “Terima kasih!” sorak massa. Para perwira itu bertahan ketika sekelompok orang mulai meneriakkan nama-nama orang kulit hitam AS yang terbunuh dalam beberapa kasus baru-baru ini.
“Trayvon Martin!” mereka menyebut salah satu nama korban. “Philando Castile!” nama lain yang mereka sebutkan.
Sorak-sorai dan kegembiraan juga meledak di ibu kota Iowa ketika para petugas Des Moines berlutut di belakang barikade polisi. Dua orang
memanjatkan doa untuk keselamatan mereka yang berkumpul.
Para petugas terekam di luar gedung pengadilan di Spokane, Negara Bagian Washington bagian timur, tengah berlutut atas permintaan
pengunjuk rasa alih-alih mendorong demonstran atau melakukan langkah konfrontatif. Petugas kepolisian dari Lafayette Square di Washington ke Miami hingga Santa Cruz, California, berlutut dalam solidaritas.
Aleeia Abraham, yang merekam video para petugas yang berlutut di Queens, mengatakan kepada CNN bahwa tindakan itu tidak cukup. “Itu bagus, tapi saya akan lebih terkesan ketika kita tidak menginjak dan menembak mati. Itulah saat yang saya tuntut.”
Chris Freeman, 31, di Philadelphia, mengatakan pengunjuk rasa di luar City Hall menuntut petugas kepolisian mengucapkan kata-kata, “Nya wa kulit hitam penting,” dengan fokus pada petugas kulit hitam pada khususnya. (Washington Post/Hym/X-6)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
MAHASISWA Fakultas Hukum mengajukan uji materiil Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP baru ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Aksi protes pendukung Manchster United ini dijadwalkan berlangsung sebelum laga kandang melawan Fulham pada 1 Februari mendatang.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Demo buruh itu menolak upah minimum provinsi atau UMP Jakarta 2026 sebesar Rp 5,7 juta. Masyarakat diimbau menghindari kawasan monas
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengajak kalangan buruh untuk duduk bersama menyikapi perbedaan pandangan terkait penetapan Upah Minimum Provinsi atau UMP DKI Jakarta 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved