Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS), Kamis (28/5), menyepakati penjualan generasi terbaru rudal Patriot kepada Kuwait, plus perlengkapan untuk memodenisasi program antimisil negara itu, seharga US$1,425 miliar.
Departemen Luar Negeri AS menyebut penjualan itu menguntungkan kedua pihak.
"Penjualan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS dengan membantu meningkatkan keamanan sekutu utama non-NATO yang merupakan kekuatan penting untuk menstabilkan politik dan ekonomi di Timur Tengah," ungkap Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan resmi.
Baca juga: Trump Teken Perintah Eksekutif soal Medsos
"Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Kuwait dalan menghadapi ancaman yang ada saat ini dan di masa depan sembari memberikan keamanan yang lebih besar bagi infrastruktur minyak dan gas bumi mereka," imbuh departeman itu mengacu pada serangan terhadap ladang minyak Arab Saudi pada September 2019 yang dituduh dilakukan oleh Iran.
Kontrak penjualan itu mencakup misil dan perlengkapannya, pelatihan dan bantan teknis, serta perbaikan persenjataan lama. (AFP/OL-1)
Enam tentara AS terkonfirmasi tewas dalam serangan drone Iran di Pelabuhan Shuaiba, Kuwait. Ini merupakan korban jiwa pertama AS dalam Operasi Epic Fury.
Kedutaan Besar AS di Yordania dan Kuwait dalam siaga tinggi. Personel dievakuasi dan diperintahkan berlindung menyusul ancaman keamanan serta serangan udara di kawasan.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan Iran menolak negosiasi dengan AS.
Korps Garda Revolusi Iran menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan markas Angkatan Udara Israel dengan rudal Khyber.
Beberapa pesawat tempur AS jatuh di Kuwait utara pada Senin pagi. Kemenhan Kuwait pastikan seluruh kru selamat dan evakuasi medis telah dilakukan. Investigasi dimulai.
Kedutaan Besar AS di Kuwait rilis peringatan darurat ancaman rudal dan drone. IRGC klaim lumpuhkan Pangkalan Udara Ali Al Salem. Warga AS diminta 'shelter in place'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved