Selasa 19 Mei 2020, 13:03 WIB

Brasil Minta Dokter Asal Kuba Praktik Lagi

Basuki Eka Purnama | Internasional
Brasil Minta Dokter Asal Kuba Praktik Lagi

AFP/EVARISTO SA
Seorang dokter asal Kuba memeriksa bayi di Brasilia pada 22 November 2018 sebelum ditarik pulang akibat ulah Presiden Brasil Jair Bolsonaro.

 

BRASIL, Senin (18/5), memberikan izin bekerja kembali kepada sekitar 150 dokter asal Kuba untuk membantu menghadapi pandemi covid-19, 1,5 tahun setelah Presiden Jair Bolsonaro mengakhiri program bantuan medis dari Havana.

Para dokter yang memilih bertahan di Brasil setelah pemerintah Kuba membatalkan program mereka, menerima izin praktik baru dari Kementerian Kesehatan Brasil dalam upaya memperkuat sistem kesehatan di 'Negeri Samba' itu.

"Para dokter asal Kuba ini mendapatkan izin praktik di bawah program Mais Medicos," ujar surat yang diterbitkan Kementerian Kesehatan Brasil.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Brasil Kini Tertinggi Ketiga di Dunia

Mais Medicos atau Lebih Banyak Dokter adalah program pemerintah Kuba yang mengirimkan lebih dari 8 ribu dokter untuk membantu klinik dan rumah sakit di Brasil.

Diluncurkan pada 2013 untuk membantu pemerintahan sayap kiri Brasil, program itu menjadi sasaran tembak kandidat sayap kanan Jair Bolsonaro kala berkampanye pada 2018. Dia menyebut program itu bak perbudakan.

Pemerintah Kuba yang marah dengan pernyataan Bolsonaro menarik pulang para dokter mereka pada November 2018, tidak lama setelah Bolsonaro dilantik sebagai presiden.

Namun, ratusan dokter memilih bertahan di Brasil karena mereka mayoritas menikah dengan warga Brasil.

Para dokter yang memilih bertahan itu kehilangan izin praktik mereka sehingga mereka terpaksa bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Kini, ketika pandemi covid-19 datang, pemerintah Brasil meminta bantuan kepada para dokter asal Kuba itu.

Brasil saat ini menduduki peringkat ketiga di dunia untuk jumlah kasus covic-19 di belakang Amerika Serikat dan Rusia.

Brasil membukukan 254.220 kasus dan 16.792 kematian akibat covid-19. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

AFP

WHO: Omicron Timbulkan Risiko Global yang Sangat Tinggi

👤Mediaindonesia 🕔Senin 29 November 2021, 17:48 WIB
Omicron memiliki jumlah mutasi lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, beberapa di antaranya mengkhawatirkan dampak potensialnya...
Antara/Fikri Yusuf

PBB: Pandemi Rugikan Sektor Pariwisata Global $2,0 Triliun pada 2021

👤Nur Aivanni  🕔Senin 29 November 2021, 17:20 WIB
Kedatangan turis internasional tahun ini akan tetap 70-75% di bawah 1,5 miliar kedatangan yang tercatat pada 2019 sebelum pandemi...
AFP/Organisasi Energi Atom Iran.

Perjalanan Berliku Perjanjian Nuklir Iran pada 2015

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 14:39 WIB
Dengan pembicaraan tentang pemulihan kesepakatan yang akan dimulai di Wina pada Senin (29/11), mari kita lihat kembali sejarahnya yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya