Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTRAKTOR militer swasta Rusia, Wagner, dituduh Menteri Dalam Negeri Libia, Rabu (22/4), melakukan serangan senjata kimia di Libia.
Tentara bayaran Wagner menggunakan agen saraf melawan pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libia di daerah Salah al-Din di Tripoli selatan, kata Fathi Bashagha kepada wartawan.
"Kami berada dalam kerja sama yang kuat dengan Turki, Amerika Serikat, dan Inggris untuk memastikan keamanan di Libia," kata Bashagha.
Dia menambahkan Tunisia dan Aljazair juga memberikan dukungan kepada negara itu dalam masalah keamanan.
Baca juga: Banjir di Aden Tewaskan 14 Orang
Grup Wagner Rusia adalah salah satu grup paling kontroversial di antara tentara bayaran. Grup itu dimiliki oleh Yevgeny Prigozhin, seorang pengusaha yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Menurut Bloomberg, dilaporkan Grup Wagner, tempat lebih dari 1.000 milisi datang ke Libia, membawa pilot Rusia yang melakukan kegiatan pelatihan untuk pasukan Haftar, dan pesawat perang jenis Sukhoi-22 terlihat di langit Libia.
Tentara bayaran yang sebelumnya memiliki pengalaman lapangan di Ukraina, bertempur di garis depan di Libia, menurut Euronews.
Pada 11 Januari, Presiden Turki Recep Erdogan mengatakan lebih dari 2.000 tentara bayaran Wagner saat ini berperang di Libia.
Sejak penggulingan Muammar Khadafi pada 2011, dua kursi kekuasaan telah muncul di Libia. Pertama, yang dipimpin Haftar di wilayah timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan GNA di Tripoli yang diakui PBB dan internasional. (AA/OL-1)
Rusia kecam pembunuhan Seif al-Islam Khadafi. Kematian putra Muammar Khadafi ini dinilai mengancam rekonsiliasi dan stabilitas politik di Libia.
Saif al-Islam Gaddafi, putra paling berpengaruh dari Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas di Zintan. Simak profil dan perjalanan politiknya dari calon pemimpin hingga buronan ICC.
Seif al-Islam Kadhafi, putra mantan pemimpin Libya, tewas dalam serangan di kediamannya.
Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libia Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas tertembak.
Jet pribadi Dassault Falcon 50 menjadi sorotan usai kecelakaan di Ankara yang menewaskan Panglima Libia.
Pesawat Falcon 50 yang membawa Panglima Militer Libia, Jenderal Mohammed al-Haddad, jatuh di Turki setelah melaporkan gangguan listrik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved