Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Tiongkok Laporkan 46 Kasus Covid-19 Baru di Daratan

Haufan Hasyim Salengke
16/4/2020 14:29
Tiongkok Laporkan 46 Kasus Covid-19 Baru di Daratan
Ilustrasi(Antara)

TIONGKOK melaporkan 46 kasus baru virus korona yang dikonfirmasi di wilayah daratan, sama seperti sehari sebelumnya, menurut otoritas kesehatan negara itu, Kamis (16/4).

Dari kasus baru yang tercatat Rabu tersebut, 34 dinyatakan sebagai kasus impor, dibandingkan dengan 36 pada Selasa, kata Komisi Kesehatan Nasional.

Tambahan itu membuat jumlah total kasus yang dikonfirmasi menjadi 82.341 kasus pada Rabu.

Sementara jumlah kasus asimptomatik baru meningkat menjadi 64 dari 57 sehari sebelumnya.

Tiongkok tidak memasukkan pasien tanpa gejala klinis seperti batuk atau demam dalam penghitungan kasus yang dikonfirmasi.

Sementara itu, secara umum tren global sebaran pandemi virus corona mengalami perlambatan dalam beberapa hari terakhir.

Tren perlambatan pada skala global ini tentu menambah optimisme bagi banyak negara bahwa virus ini bisa dikendalikan. Dengan kerja keras, kemampuan mengendalikannya tampaknya hanya soal waktu.

Tren perlambatan itu disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berdasarkan laporan dari seluruh negara.

kesimpulannya, WHO mencatat pelambatan kasus baru COVID-19 selama lima hari terakhir yang menurun dari penambahan kasus tertingginya secara global pada 11 April 2020.

Berdasarkan laporan situasi harian WHO terkait COVID-19 yang dikutip pada laman resminya di Jakarta, Kamis, jumlah penambahan kasus baru secara global sejak 11 April hingga 15 April adalah 89.657 kasus, 85.679 kasus, 76.498 kasus, 71.779 kasus dan 70.082 kasus.

Jumlah penambahan kasus baru COVID-19 secara global paling tinggi terjadi pada 11 April dengan jumlah 89.657 kasus baru. Kasus baru COVID-19 secara global per harinya berada di atas 80 ribu kasus untuk pertama kalinya pada 5 April 2020 dengan 82.061 kasus.

Angka tersebut fluktuatif antara 80 ribu dan 70 ribu hingga mencatatkan kasus terbanyaknya pada 11 April.(Ant/OL-9)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya