Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Qatar menggalang donasi untuk membantu mahasiswa UGM yang terdampak virus korona (covid-19).
Pengurus Kagama Qatar Syarif Achmad mengatakan dari pengumpulan donasi yang dilakukan selama 3 hari terkumpul dana sekitar Rp38 juta.
"Kami melihat ada potensi mahasiswa UGM khususnya yang berasal dari kalangan menengah ke bawah akan mengalami kesulitan. Alhamdulillah, kita ada informasi tentang Sahabat UGM yang menyalurkan donasi kepada mahasiswa," tutur Syarif dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (9/4).
Baca juga: Perayaan Rangkaian Paskah Online tak Kurangi Makna Tri Hari Suci
Dengan gerakan donasi ini, Syarif berharap dapat meringankan beban mahasiswa yang tedampak dan secara lebih luas di UGM tetap dapat menjalankan program belajar mengajar dengan baik.
Melalui penggalangan donasi, nantinya diharapkan bisa memantik semangat Kagama di tempat lain agar terus berbuat untuk lingkungan sekitar dan Indonesia.
Baca juga: Pasar Mitra Tani Siap Layani Kebutuhan Pangan Masyarakat
Syarif menuturkan Kagama Qatar sangat prihatin dengan kondisi penyebaran covid-19 di Indonesia. Pertengahan Maret, mereka juga sudah mengirimkan bantuan dana ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor, Jawa Barat, untuk menunjang pengadaan alat perlindungan diri bagi petugas medis yang waktu itu sangat dibutuhkan.
Saat ini ada sekitar 60 alumni UGM yang berada di Qatar dari beragam disiplin ilmu serta angkatan kuliah.
Menurut Syarif kondisi di Qatar dengan pengetatan mobilitas penduduk saat ini penyebaran covid-19 masih cukup tinggi. Sebagian besar Kagama di sana melakukan aktivitas di rumah dengan Work from Home (WfH).
"Selain karena aturan pemerintah yang membatasi gerakan penduduk untuk ke luar hanya untuk hal-hal penting saja, Kagama ingin ikut berpartisipasi dalam mengurangi penyebaran covid-19 dengan berdiam di rumah. Kalaupun harus masuk kantor dilakukan physical distancing dan mengurangi rapat serta pertemuan dengan orang dalam jumlah besar. Sedangkan untuk keluar rumah untuk belanja kebutuhan pokok dan lain-lain, kami berusaha untuk menggunakan masker dan sarung tangan. Tentu saja, cuci tangan sesering mungkin sudah menjadi kebiasaan baru semenjak covid-19 mulai merebak," imbuh alumnus Ilmu Komputer MIPA UGM itu.
Baca juga: Pemerintah Geser Cuti Bersama Untuk Tangkal Penyebaran Covid-19
Sekretaris Rektor UGM Gugup Kismono mengatakan, bantuan dari Kagama Qatar akan dipergunakan untuk membantu logistik mahasiswa UGM. Menurut Gugup, peran Kagama ketika terjadi bencana sangat signifikan dalam berbagai bentuk, seperti menjadi relawan, memberikan bantuan logistik, maupun dana.
"Apa yang mereka lakukan merupakan bakti kepada almamater dan Ibu Pertiwi," kata Gugup.
Selain Kagama Qatar, beberapa Kagama di luar negeri seperti Kagama Singapura saat ini juga tengah melakukan penggalangan donasi serupa. (X-15)
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Pakar kebencanaan UGM Dwikorita Karnawati menjelaskan lubang raksasa di Aceh Tengah bukan sinkhole, melainkan mahkota longsoran akibat gerakan tanah dan erosi yang terus berkembang.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
Pakar dari UGM mengomentari kebijakan penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang disebut dilakukan untuk memutakhirkan data penerima bantuan.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved