Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA negara Uni Eropa (UE) sepakat menampung beberapa anak imigran yang terjebak di Yunani di tengah berlanjutnya ketegangan di perbatasan Yunani-Turki. Kelima negara tersebut adalah Finlandia, Prancis, Jerman, Luksemburg, dan Portugal.
Namun, jumlah anak-anak imigran yang ditampung per negara belum diumumkan.
Sementara itu, dikutip dari BBC, Senin (9/3), media Jerman mengatakan secara total mencapai 1.500 anak. Mereka adalah anak-anak yang dikategorikan tidak didampingi dan/atau sangat sakit.
Kamp-kamp imigran Yunani terlalu padat. Puluhan ribu imigran dan pengungsi terjebak di perbatasan darat Turki dengan Yunani, tempat penjaga perbatasan Yunani menembakkan gas air mata dan meriam air untuk mencegah mereka masuk ke wilayahnya.
Baca juga: AS Mulai Tarik Pasukan dari Afghanistan
Para imigran dan pengungsi tersebut adalah warga Suriah yang melarikan diri dari perang saudara, tetapi ada juga sebagian dari mereka adalah warga Afghanistan, Pakistan, dan Afrika Barat yang mencari kehidupan baru di UE.
Dalam seminggu terakhir, lebih dari 1.700 imigran telah mendarat di Lesbos dan beberapa lainnya di Pulau Aegean Yunani dengan kapal dari Turki. Beberapa penduduk setempat yang marah melakukan kekerasan di Lesbos.
Pada Senin (9/3) malam, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengadakan pembicaraan di Brussels dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
Pada konferensi pers, von der Leyen mengatakan Turki harus memindahkan para pencari suaka dari perbatasan darat, sebagai bagian dari solusi untuk krisis imigran.
"Kami mengharapkan hak-hak dasar ditegakkan, termasuk hak untuk suaka," tambahnya.
Peningkatan jumlah terbaru di perbatasan Yunani terjadi setelah Turki mengumumkan akhir pekan lalu bahwa mereka tidak akan lagi menghentikan mereka yang mencoba memasuki Yunani.
"Kami menyadari Turki melakukan banyak hal, mengurus jutaan pengungsi, dengan bantuan kami," kata Von der Leyen.
"Kita perlu berbicara dengan sangat jelas tentang fakta bahwa apa yang terjadi pada akhir pekan lalu tidak bisa terjadi lagi. Kita perlu strategi kedepannya untuk memastikan eskalasi semacam itu tidak terjadi lagi," katanya. (BBC/OL-1)
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Macron dan Uni Eropa bersatu di Davos melawan ambisi Trump atas Greenland. Ketegangan meningkat seiring ancaman tarif dan retorika keras yang mengancam NATO.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan jajaran pemimpin Eropa mengecam keras ambisi Donald Trump menguasai Greenland.
Angkatan bersenjata Myanmar secara otomatis memperoleh seperempat kursi parlemen dan tetap memegang kendali atas sejumlah kementerian strategis.
Denmark menambah jumlah pasukan militer di Greenland menyusul ancaman tarif dari Donald Trump. NATO dan Uni Eropa tegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.
Lebih dari 111 ribu laba-laba ditemukan hidup berkoloni di gua gelap perbatasan Albania-Yunani.
ISRAEL telah mendeportasi aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg bersama 170 aktivis pro-Palestina dalam rombongan Global Sumud Flotilla (GSF). Thuberg tiba di Yunai
AKTIVIS asal Swedia, Greta Thunberg bersama ratusan anggota armada Global Sumud Flotilla (GSF) telah tiba di Yunani pada Senin (6/10) setelah dideportasi oleh otoritas Israel
Relawan Indonesia di flotila bantuan ke Gaza memastikan kondisi aman setelah insiden serangan drone di lepas pantai Yunani.
Flotila yang membawa bantuan ke Gaza diserang drone di lepas pantai Yunani.
DUA kapal asal Yunani berangkat dari pelabuhan di Pulau Syros pada Minggu (14/9) untuk bergabung dengan Armada Sumud Global menuju Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved