Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Amerika Serikat (AS), Rabu (4/3), memperingatkan mengenai risiko keamanan dari aplikasi TikTok yang merupakan milik pemerintah Tiongkok. Karenanyam DPR AS berencana mengeluarkan aturan yang melarang aplikasi itu digunakan pegawai pemerintah.
Dalam rapat dengar pendapat di Senat AS, pejabat dari FBI, Departemen Kehakiman, dan Keamanan Dalam Negeri mengatakan aplikasi berbagi video itu berpeluang dieksplotasi oleh badan intelejen Tiongkok.
Senator Josh Hawley yang memimpin jajak pendapat itu mengatakan dia tengah menyiapkan RUU yang akan melarang TikTok diunduh di semua gawai milik pemerintah AS. Dia menyebut TikTok sebagai risiko besar bagi warga AS.
TikTok yang kini populer di antara remaja disebut sebagai aplikasi paling banyak diunduh pada tahun lalu. Namun, pemerintah AS mengungkapkan kekhawtiran mereka karena keterkaitan aplikasi itu dengan pemerintah Tiongkok.
Baca juga: Mundur dari Persaingan, Bloomberg Beri Dukungan untuk Biden
"TikTok adalah salah satu contoh aplikasi yang implikasinya tidak dimengerti oleh warga biasa," ujar pejabat divisi siber FBI Clyde Wallace.
"Aplikasi itu dikendalikan oleh pihak yang disponspori pemerintah Tiongkok," imbuhnya.
Meski beragam data yang dikoleksi dari TikTok tampaknya tidak sensitif, Wallace menyebut informasi itu bisa dikumpulkan dan digunakan untuk banyak tujuan.
Dalam keterangan tertulisnya, Wallace menyebut TikTok bisa mengumpulkan data pribadi termasuk biometri, daftar kontak, lokasi, dan detail kartu kredit.
Adapun TikTok menegaskan mereka sama sekali tidak ada kaitannya dengan pemerintah Tiongkok. (AFP/OL-1)
TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memperkuat kolaborasi melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 guna mendorong aktivitas ekonomi selama bulan suci.
Berbeda dengan WhatsApp dan Instagram, TikTok resmi menolak fitur enkripsi end-to-end (E2EE) dengan alasan keamanan anak di bawah umur dan akses penegak hukum.
Tren busana muslim Lebaran 2026 menemukan pemenangnya pada sosok Inara Rusli yang gaya berpakaiannya kini diproduksi massal dengan nama unik "Gamis Bini Orang".
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Instagram resmi menguji fitur Short Drama untuk menyaingi TikTok. Simak analisis mendalam fitur drama pendek vertikal dan potensi monetisasinya di sini
Dengan akun TikTok, pengguna bisa mengunggah dan mengedit video, menyukai, mengomentari, dan menyimpan video, mengikuti dan diikuti akun lain, menerima notifikasi, serta melihat statistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved