Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Sekretaris Jenderal PBB Javier Perez de Cuellar, yang terkenal karena upayanya mendamaikan perang Iran-Irak, tutup usia pada Rabu (4/3) di Peru. Perez se Cuellar meninggal dunia di usia 100 tahun.
Perez de Cuellar menjabat sebagai Sekjen PBB antara 1981 dan 1991 ketika dia kerap digambarkan sebagai seorang pasifis.
Disebut sebagai orang Peru paling terkenal di eranya, Perez de Cuellar memimpin PBB melaluoi periode yang ditandai dengan perang melawan kelaparan, perang selama delapan tahun antara Iran dan Irak, serta perang sipil di El Salvador.
Baca juga: Mundur dari Persaingan, Bloomberg Beri Dukungan untuk Biden
"Ayah saya meninggal dunia setelah melalui pekan yang berat. Dia meninggal dunia pada pukul 20.09 dalam damai," ungkap Francisco Perez de Cuellar kepada radio RPP.
Perez de Cuellar dikenal karena upayanya mendamaikan pihak yang berperang.
Dia memandang kemerdekaan Namibia pada 1990, salah satu negara koloni terakhir di Afrika, sebagai prestasi terbaiknya sebagai Sekjen PBB. (AFP/OL-1)
AS tidak lagi melihat PBB sebagai pilar stabilitas global, melainkan sebagai beban yang menghalangi dominasi unilateral Washington.
UNITED Nations Global Compact merupakan inisiatif PBB yang mendorong perusahaan di seluruh dunia untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Presiden Donald Trump melontarkan wacana bahwa lembaga barunya, Board of Peace, mungkin akan menggantikan PBB dalam menyelesaikan konflik global.
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
Pobee menyampaikan kembali keprihatinan mendalam Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan di Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved