Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SIDANG pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Senat AS kemarin diwarnai perdebatan sengit antara kubu Partai Republik selaku pendukung Trump dan Partai Demokrat yang menuntut Trump untuk dipecat. Penyebabnya ialah karena Senat AS, yang dikuasai Republik, menolak permintaan Demokrat untuk mendatangkan lagi saksi-saksi baru untuk dimintai keterangan.
Adam Schiff, sebagai ketua tim pemakzulan dari kubu Demokrat di DPR AS yang bertindak sebagai penuntut, menjelaskan alasan pihaknya menuntut kehadiran bukti baru ataupun para pembantu Trunp untuk bersaksi.
"Kami ingin Senat AS memanggil mantan penasihat keamanan nasional John Bolton dan penjabat Kepala Staf Gedung Putih Mick Mulvaney. Pertanyaannya ialah apakah Anda (Senat) akan membiarkan kami?" kata Schiff.
Saat menanggapi upaya Demokrat guna mengubah aturan, pemimpin mayoritas Senat AS yang berasal dari Partai Republik, yaitu Mitch McConnell, menolaknya.
"Struktur dasar yang sudah kami tawarkan pada dasarnya adil dan tertangani dengan baik," ucap McConnell.
Schiff menyangkal pernyataan McConnell dan mengatakan bahwa aturan yang dibuat McConnell 'tidak masuk akal' karena sejak awal sudah didesain untuk menyembunyikan bukti penting.
"Kebanyakan orang Amerika tidak percaya akan ada pengadilan yang adil. Ini jelas-jelas kemunduran. Sidang tanpa dilengkapi bukti," tegas Schiff.
Setelah berdebat lebih dari 13 jam, akhirnya Senat memilih untuk menyetujui rencana Republik untuk aturan yang mengatur persidangan pemakzulan dan menolak 11 amendemen yang diajukan oleh Demokrat.
Jadwal sidang pada hari pertama kemarin difokuskan pada penetapan aturan-aturan. Tiga hari berikutnya, dengan waktu delapan jam, diagendakan mendengarkan argumen oleh manajer upaya pemakzulan dari pihak Demokrat, disusul tiga hari penyampaian pendapat dari tim hukum Trump. Setelah itu, satu hari sisanya diisi dengan pertanyaan dari 100 senator yang berfungsi sebagai juri.
Berdasarkan peraturan McConnell, pihaknya akan menpertimbangkan proposal untuk memanggil saksi dan mencari dokumen internal dari administrasi Trump. Demokrat kini harus berusaha keras meyakinkan sejumlah politikus Republik untuk mendukung pemanggilan saksi baru pada pekan depan.

Sumber: Kongres AS/Media AS/Foto: AFP
Bantahan Trump
Trump yang berada di Davos, Swiss, untuk mengikuti Forum Ekonomi Dunia, terus mengamati persidangan itu. Ia mengatakan pemakzulan terhadapnya merupakan hoaks yang ingin menjatuhkan dirinya dan sangat memalukan.
"Di Davos kami bertemu dengan para pemimpin dunia dan berharap membawa bisnis yang bagus. Namun, yang lain hanya melakukan hoaks," tukas Trump.
Trump dimakzulkan pada 18 Desember 2019 ketika DPR AS secara resmi mendakwanya dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan. Trump dituduh mencari bantuan negara asing, yaitu Ukraina, untuk menginvestigasi mantan Wakil Presiden AS Joe Biden, yang merupakan pesaingnya dalam Pemilihan Presiden AS di 2020.
Tak hanya itu, Trump juga didakwa melakukan penghalangan kinerja Kongres karena melarang sejumlah pejabat menjadi saksi dan tidak menyerahkan sejumlah dokumen yang diminta dari investigasi pemakzulan DPR. (AFP/Hym/X-11)
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
Di tengah ketegangan dengan AS terkait Greenland dan tarif dagang, Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan runtuhnya tatanan dunia di Konferensi Keamanan Munich.
Perseteruan memanas, pemerintahan Trump resmi menggugat Harvard atas dugaan penghambatan investigasi hak sipil terkait proses penerimaan mahasiswa.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
PERWAKILAN Demokrat Al Green dari Texas mengatakan ia baru saja mengajukan Pasal-Pasal Pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump atas dugaan ancaman pembersihan etnis di Gaza.
EKS Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terbang tetap membantah bersalah dalam kasus yang jika terbukti dapat membuatnya dipenjara puluhan tahun.
Otoritas federal AS dan Kepolisian Capitol memperingatkan bahwa orang-orang yang terkait dengan kelompok milisi telah membahas serangan 4 Maret kepada Partai Demokrat.
Pimpinan minoritas Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell menyampaikan teguran pedas terhadap Donald Trump pada Sabtu (13/2), meskipun memberikan suara membebaskan Trump.
Donald Trump selamat dari persidangan pemakzulan kedua pada Sabtu (13/2). Senat AS membebaskannya atas tuduhan penghasutan penyerangan Gedung Capitol AS.
Tindakan Trump tidak melanggar hukum karena sesuai dengan Amandemen Pertama Konstitusi AS yang menjamin hak untuk kebebasan berbicara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved