Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Brasil, Abraham Weintraub diejek di media sosial karena kesalahannya dalam pengejaan di twitter pribadinya. Weintraub yang bertanggung jawab untuk sekolah dan universitas di negara terbesar di Amerika Latin itu, salah mengeja kata Portugis untuk ejaan kata luar biasa dalam tweetnya yang diposting pada Selasa malam. Alih-alih menulis impressionante Weintraub justru menulis imprecionante.
Postinganya pun dipenuhi dengan ejekan para netizen. Seorang pengguna twitter mengomentari cuitan Weintraub tersebut dengan menyebutkan apa yang diposting Weintraub mencerminkan realitas pendidikan Brasil.
"Fakta bahwa menteri pendidukan menulis tidak tepat mencerminkan realitas pendidika Brasil," komentar salah seorang pengguna twitter seperti dilansir AFP.
"Ini tidak tepat bahwa dia adalah menteri pendidikan," tulis warganet lainnya.
Mendapat banyak perhatian dari warganet, Weintraub kemudian menghapus tweet tersebut. Diketahui kesalahan ini bukan merupaka kesalahan ortografi publik pertamanya. Weintraub, sebelumnya juga telah salah mengeja kata-kata portugis untuk suspensi dan lumpuh. Pada hari Jumat, Weintraub membagikan pada twitter pesan dukungan dari Luciano Hang, pemilik salah satu rantai department store terbesar di Brasil dan pendukung pemerintah Presiden Jair Bolsonaro.
baca juga: Posisi Mari di Bank Dunia Untungkan Indonesia
Dalam pesan Instagram yang sengaja dipenuhi dengan kesalahan pengejaan, Hang menyatakan pembelaannya terhadap Weintraub. Ia mengatakan bahwa hanya mereka yang tidak melakukan apapun yang tidak melakukan kesalahan. (AFP/OL-3)
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
DI tengah upaya pemerintah memperketat pengawasan digital bagi anak-anak, suara dari akar rumput mengingatkan bahwa regulasi teknis saja tidak cukup.
BNPT mencatat 230 donatur aktif mendukung kelompok teroris dari 2023-2025, dengan pendanaan mencapai Rp5 miliar.
Puncak popularitas Lincoln’s Rock di Blue Mountains berujung penutupan. Ribuan turis menyerbu demi meniru foto Jennie Blackpink, memicu kekhawatiran keamanan dan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved