Kamis 26 Desember 2019, 21:30 WIB

Setelah 10 Tahun, Jepang kembali Hukum Mati Warga Asing

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Setelah 10 Tahun, Jepang kembali Hukum Mati Warga Asing

Ilustrasi
Hukuman gantung

 

JEPANG telah mengeksekusi seorang pria Tiongkok karena pembunuhan empat anggota keluarga yang dilakukan secara brutal dan brutal dengan cara digantung.

Langkah itu adalah eksekusi pertama seorang asing dalam 10 tahun.

Terpidana bernama Wei Wei melakukan pembunuhan pada 2003 bersama dengan dua kaki tangannya.

Mereka melarikan diri ke Tiongkok, tempat satu di antara mereka dieksekusi pada 2005 dan yang lainnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Jepang memiliki lebih dari 100 tahanan di penjara. Lima belas dieksekusi tahun lalu, termasuk 13 anggota kultus hari kiamat, Aum Shinrikyo.

Jepang baru mulai membeberkan nama-nama narapidana yang dieksekusi pada 2007. Sejak itu hanya satu orang asing yang disebut--seorang pria Tiongkok yang digantung pada 2009.


Baca juga: Satu WNI masih Disandera Abu Sayyaf, RI Intensifkan Komunikasi


Menteri Kehakiman Masako Mori mengatakan dia telah menandatangani eksekusi atas Wei Wei 'setelah pertimbangan cermat'.

"Ini adalah kasus yang sangat kejam dan brutal di mana anggota keluarga yang hidup bahagia, termasuk yang berusia delapan tahun dan 11 tahun, semuanya dibunuh karena alasan yang benar-benar egois," ujarnya.

Di Jepang, terpidana mati tidak diberitahu tentang eksekusi yang akan mereka lakukan sampai hari pelaksanaannya.

Wei Wei, seorang mantan siswa bahasa berusia 40, telah mengakui melakukan pembunuhan tetapi membantah memainkan peran utama.

Dia dan kaki tangannya telah mencoba merampok rumah pengusaha Shinjiro Matsumoto di Kota Fukuoka.

Matsumoto dicekik, kedua anaknya dicekik dan istrinya ditenggelamkan di kamar mandi. Tubuh mereka dibuang di Teluk Hakata, Asahi Shimbun melaporkan.

Pria Tiongkok yang digantung pada 2009 telah membunuh tiga orang Tiongkok ia tinggal bersama di rumah korban. (BBC/OL-1)

 

Baca Juga

AFP/Alex Edelman

Kandidat Menlu AS akan Segera Evaluasi Label Teroris Huthi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 20 Januari 2021, 06:17 WIB
Hal itu dilakukan karena khawatir krisis kemanusiaan di Yaman akan...
AFP/JOSHUA ROBERTS

Biden Siapkan Reformasi Imigrasi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 20 Januari 2021, 05:54 WIB
Reformasi itu akan mencakup jalur untuk mendapatkan kewarganegaraan bagi jutaan penduduk ilegal AS dan kemungkinan suaka bagi mereka yang...
AFP/Angela Weiss

Banyak Laporan Laba, Saham di Wall Street Meroket

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 02:15 WIB
Delapan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 naik pada perdagangan pagi, dengan energi naik 1,7 persen, melampaui...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya