Rabu 11 Desember 2019, 11:00 WIB

Pentagon Bekukan Pelatihan untuk Militer Arab Saudi

Basuki Eka Purnama | Internasional
Pentagon Bekukan Pelatihan untuk Militer Arab Saudi

AFP/Handout/FBI
Personel FBI berjaga-jaga usai penembakan di pangkalan militer Pensacola, Florida.

 

PENTAGON, Selasa (10/12), mengumumkan untuk sementara membekukan pelatihan operasional bagi personel militer Arab Saudi setelah terjadi penembakan oleh seorang personel Angkatan Udara Arab Saudi, pekan lalu.

Personel militer Arab Saudi di Amerika Serikat (AS) akan terus mendapatkan pelajaran di kelas namun pelatihan operasional akan dihentikan saat penyelidikan dilakukan.

Mohammed Alshamrani, letnan Angkatan Udara Arab Saudi berusia 21 tahun, melepaskan tembakan di sebuah ruang kelas di Pangkalan Angkatan Udara Pensacola, Florida, Jumat (6/12), menewaskan tiga personel militer AS dan melukai delapan orang lainnya sebelum ditembak mati polisi.

Baca juga: Baku Tembak Tewaskan Enam Orang di New Jersey

Wakil Menteri Pertahanan AS David Norquist memerintahkan penyelidikan selesai dalam tampo 10 hari, Selain itu, seluruh pelajar asing di AS akan di-screening ulang.

"Para pilot akan dikandangkan," ujar Norquist dalam sebuah pernyataan resmi.

Alshamrani yang bersenjatakan Glock yang dimilikinya secara resmi, sebelumnya mengunggah sebuah manifesto di Twitter yang menyebut AS sebagai 'negara iblis'. (AFP/OL-2)

Baca Juga

AFP/Charly Triballeau

Wah, Semua Warga Jepang Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 02 Desember 2020, 16:45 WIB
Pemerintah Jepang siap menanggung biaya vaksinasi covid-19 untuk 126 juta penduduk. Kebijakan itu tertuang dalam undang-undang yang baru...
AFP

Biden tidak Segera Hapus Perjanjian Dagang Fase 1 dengan Tiongkok

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 02 Desember 2020, 16:26 WIB
Dalam perjanjian fase 1 yang diteken pemerintahan Donald Trump, Tiongkok sepakat meningkatkan pembelian produk dan jasa AS sebesar US$200...
AFP

AS dan Eropa Matangkan Rencana Vaksinasi Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 02 Desember 2020, 14:09 WIB
Upaya itu dilakukan secepat mungkin, setelah vaksin covid-19 mendapat persetujuan dari otoritas terkait. Saat ini, ada dua vaksin yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya