Senin 18 November 2019, 12:00 WIB

Trump Bela Biden yang Disebut Anjing oleh Korut

Willy Haryono | Internasional
Trump Bela Biden yang Disebut Anjing oleh Korut

AFP/Eric BARADAT
Joe Biden

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan tidak biasa terkait rival politiknya, Joe Biden. Ia membela politikus Partai Demokrat itu yang disebut Korea Utara (Korut) sebagai "anjing liar yang harus dipukul hingga mati."

Korut diduga marah usai mendengar kata "tiran" yang diucapkan Biden dalam sebuah acara kampanye. Saat kata itu terucap, sebuah foto Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un muncul di layar.

"Joe Biden mungkin adalah orang yang sering mengantuk dan juga bergerak sangat lamban. Tapi dia bukan anjing liar. Dia lebih baik dari itu," tulis Trump di Twitter, dilansir AFP, Minggu (17/11).

Trump merespons ucapan keras Korut terhadap Biden yang dilontarkan pada Jumat (15/11).

Kantor berita Korean Central News Agency (KCNA) menyebut Biden telah berani memperlihatkan "kecerobohan dengan menghina kehormatan kepemimpinan agung" Korut.

Baca juga: Trump Berikan Grasi kepada Dua Perwira Angkatan Darat Amerika

"Anjing liar seperti Biden dapat menyakiti banyak orang jika terus dibiarkan berkeliaran," tulis artikel di KCNA. "Anjing seperti itu harus dipukul dengan tongkat hingga mati."

Apakah Trump tulus membelanya atau tidak, respons Biden di Twitter tidak menunjukkan rasa terima kasih. Biden justru mengecam Trump yang memberikan pengampunan kepada seorang mantan prajurit yang terjerat kasus pembunuhan.

"Intervensi Trump dalam sistem peradilan militer AS telah merusak aturan hukum," ungkap Biden.

"Dia tidak pantas memimpin pasukan kita semua," sambungnya.

Biden adalah tokoh besar Demokrat yang dinilai-nilai paling berpeluang melawan Trump dalam pemilihan umum presiden 2020. Namun Biden harus menghadapi banyak pesaing dalam memperebutkan nominasi calon presiden Demokrat.

Beberapa pesaing utama Trump di antaranya Bernie Sanders, Elizabeth Warren dan Michael Bloomberg -- jika dirinya memutuskan maju. (Medcom/OL-2)

Baca Juga

AFP

Bom Bunuh Diri Guncang Pangkalan Militer Afghanistan

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 29 November 2020, 17:15 WIB
Sekitar 30 petugas keamanan tewas dalam salah satu serangan berdarah. Adapun serangan terjadi di tengah pembicaraan damai antara...
AFP/Justin Tallis

Inggris Amankan 2 Juta Dosis Vaksin dari Moderna

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 29 November 2020, 15:14 WIB
Selain Moderna, Inggris juga telah mengamankan 5 juta dosis vaksin dari Pfizer. Negara kerajaan memiliki akses 257 juta dosis vaksin dari...
ASHRAF SHAZLY / AFP

PM Ethiopia Klaim Pertempuran di Tigray Selesai

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 29 November 2020, 08:32 WIB
Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed  mengatakan bahwa operasi militer di wilayah Tigray selesai setelah tentara mengklaim kendali...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya