Senin 09 September 2019, 23:00 WIB

AS-Taliban Buka Pintu Dialog Kembali

AFP/Hym/X-11 | Internasional
AS-Taliban Buka Pintu Dialog Kembali

Kenzo TRIBOUILLARD / AFP
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo

 

Amerika Serikat dan kelompok Taliban mengisyaratkan bersedia kembali ke meja perundingan demi tercapai-nya perdamaian di Afghanistan. Hal itu menyusul langkah Presiden Donald Trump yang sebelumnya tiba-tiba membatalkan rencana pertemuan rahasia antarkedua pihak di Camp David, Maryland, AS.

Dalam serangkaian wawancara televisi, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tidak menyampingkan kembalinya pembicaraan, tetapi mengatakan Amerika Serikat membutuhkan 'komitmen signifikan' dari Taliban.

"Saya tidak pesimistis," kata Pompeo kepada jaringan televisi NBC. "Saya telah menyaksikan Taliban melakukan sesuatu dan mengatakan hal-hal yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya," imbuhnya.

"Saya berharap kasus ini membuat Taliban akan mengubah perilaku mereka, akan kembali pada hal-hal yang telah kita bicarakan selama berbulan-bulan," kata Pempeo.

"Pada akhirnya, ini akan diselesaikan melalui serangkaian percakapan," tambahnya.

Pompeo mendesak Taliban menghentikan penolakan mereka yang sudah berjalan lama untuk bernegosiasi dengan pemerintahan Afghanistan di bawah Presiden Ashraf Ghani yang diakui secara internasional.

Dia mengatakan, Trump belum memutuskan apakah akan melanjutkan rencana penarikan tentara AS dari Afghanistan. Berdasarkan rancangan perjanjian sebelumnya antara AS dan Taliban, Washington akan menarik 5.000 dari sekitar 13 ribu tentara dari Afghanistan, tahun depan.

Tetap menyerang

Pembatalan yang dramatis terhadap rencana pertemuan Camp David terjadi beberapa minggu sebelum pemilihan umum presiden di Afghanistan. Muncul kekhawatiran Taliban akan meningkatkan serangan mereka.

Pembicaraan rahasia dengan pemimpin senior Taliban itu dibatalkan Trump, setelah Taliban mengklaim melakukan serangan di Kabul pekan lalu yang menewaskan seorang tentara Amerika Serikat dan 11 orang lainnya.

Trump sebelumnya mengatakan telah mengundang para pemimpin Taliban dan Presiden Ashraf Ghani. Perundingan meliputi sebuah rancangan kesepakatan yang akan membuat AS menarik ribuan tentara dan mengakhiri perang terpanjang yang pernah ada. (AFP/Hym/X-11)

Baca Juga

AFP/Saul Loeb

Joe Biden Harapan Kerja Sama Dagang AS dan Uni Eropa

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:15 WIB
Harapan itu disampaikan EU karena AS selama empat tahun di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump memberlakukan tarif/bea masuk terhadap...
AFP/Fabrice COFFRINI

WHO Imbau Penggunakan Masker Universal Hingga di Daerah

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:19 WIB
Harus menggunakan masker di luar ruangan jika jaga jarak fisik tidak dapat...
AFP

Vaksin Covid-19 Pfizer Digunakan di Inggris Pekan Depan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:15 WIB
Imunisasi dapat dimulai dalam beberapa hari ke depan bagi warga yang paling membutuhkan, seperti lansia dan pasien yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya