Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Amerika Serikat dan kelompok Taliban mengisyaratkan bersedia kembali ke meja perundingan demi tercapai-nya perdamaian di Afghanistan. Hal itu menyusul langkah Presiden Donald Trump yang sebelumnya tiba-tiba membatalkan rencana pertemuan rahasia antarkedua pihak di Camp David, Maryland, AS.
Dalam serangkaian wawancara televisi, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tidak menyampingkan kembalinya pembicaraan, tetapi mengatakan Amerika Serikat membutuhkan 'komitmen signifikan' dari Taliban.
"Saya tidak pesimistis," kata Pompeo kepada jaringan televisi NBC. "Saya telah menyaksikan Taliban melakukan sesuatu dan mengatakan hal-hal yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya," imbuhnya.
"Saya berharap kasus ini membuat Taliban akan mengubah perilaku mereka, akan kembali pada hal-hal yang telah kita bicarakan selama berbulan-bulan," kata Pempeo.
"Pada akhirnya, ini akan diselesaikan melalui serangkaian percakapan," tambahnya.
Pompeo mendesak Taliban menghentikan penolakan mereka yang sudah berjalan lama untuk bernegosiasi dengan pemerintahan Afghanistan di bawah Presiden Ashraf Ghani yang diakui secara internasional.
Dia mengatakan, Trump belum memutuskan apakah akan melanjutkan rencana penarikan tentara AS dari Afghanistan. Berdasarkan rancangan perjanjian sebelumnya antara AS dan Taliban, Washington akan menarik 5.000 dari sekitar 13 ribu tentara dari Afghanistan, tahun depan.
Tetap menyerang
Pembatalan yang dramatis terhadap rencana pertemuan Camp David terjadi beberapa minggu sebelum pemilihan umum presiden di Afghanistan. Muncul kekhawatiran Taliban akan meningkatkan serangan mereka.
Pembicaraan rahasia dengan pemimpin senior Taliban itu dibatalkan Trump, setelah Taliban mengklaim melakukan serangan di Kabul pekan lalu yang menewaskan seorang tentara Amerika Serikat dan 11 orang lainnya.
Trump sebelumnya mengatakan telah mengundang para pemimpin Taliban dan Presiden Ashraf Ghani. Perundingan meliputi sebuah rancangan kesepakatan yang akan membuat AS menarik ribuan tentara dan mengakhiri perang terpanjang yang pernah ada. (AFP/Hym/X-11)
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved