Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 14 warga negara Indonesia (WNI) korban kasus pengantin pesanan (mail-order bride) di Tiongkok telah tiba di Jakarta dengan selamat.
Kementerian Luar Negeri dalam keterangannya, Selasa (3/9), mengatakan para WNI tersebut berhasil dipulangkan dari Tiongkok melalui pendampingan KBRI Beijing. Korban berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Kalimantan Barat.
Kasus pengantin pesanan marak terjadi melalui perantaraan agen perjodohan. Permasalahan muncul ketika agen perjodohan menggunakan modus penipuan untuk meyakinkan para pasangan.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah mengangkat isu ini dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok pada 30 Juli 2019. Dalam pertemuan tersebut, Menlu RI meminta bantuan Beijing agar kasus korban pengantin pesanan dapat diselesaikan dan bersama-sama dapat dicegah di masa mendatang.
"Apresiasi kepada Pemerintah RRT (Republik Rakyat Tiongkok) yang telah menanggapi permintaan kerja sama tersebut secara positif," ujarnya.
Baca juga: Indonesia-Tiongkok Cari Solusi Masalah Pengantin Pesanan
Ke-14 WNI diterima oleh Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Andri Hadi di Kantor Kemlu, Pejambon dan selanjutnya diserahterimakan kepada Bareskrim Polri dan Kementerian Sosial untuk penanganan lebih lanjut di dalam negeri.
“Proses pemulangan ini adalah wujud kehadiran negara dalam pelindungan warganya sekaligus buah kerja sama yang erat dari berbagai pihak,” ujar Andri Hadi dalam sambutan penerimaannya.
Ia mengimbau WNI agar lebih berhati hati dalam melakukan pernikahan dengan warga asing. Langkah pencegahan di antaranya dengan mengenal calon pasangan terlebih dahulu, tidak terbujuk rayu janji ekonomi, dan mengikuti prosedur pernikahan dengan benar.(OL-5)
Pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan negara.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
INDONESIA memeroleh kepercayaan dari komunitas internasional untuk memainkan peran sentral dalam isu hak asasi manusia global.
PEMERINTAH Indonesia tidak menyebut nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menanggapi operasi militer yang menyebabkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Kemenlu RI menegaskan bahwa perwakilan Indonesia di Australia terus memantau situasi.
Kemenlu RI belum menerima informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved