Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KESEPAKATAN damai untuk mengakhiri perang 18 tahun Amerika di Afghanistan hampir selesai, kata Taliban. Rancangannya sebagai bukti telah dibaca dan diterjemahkan sebelum ditandatangani.
Kepala negosiator AS, Zalmay Khalilzad, akan meninggalkan para pejabat untuk menyelesaikan perincian akhir di Doha, dan terbang ke Kabul memberi pengarahan kepada pemerintah Afghanistan. Dia kemudian diperkirakan menuju Brussels untuk bertemu sekutu NATO sebelum kesepakatan ditandatangani dan diumumkan, kata sumber yang tahu dengan perundingan.
"Kami berharap ada kabar baik segera bagi negara Muslim kami yang mencari kemerdekaan," kata Suhail Shaheen, juru bicara kantor politik Taliban di Doha, disitir dari Telegraph, Jumat 30 Agustus 2019.
Rincian perjanjian itu tidak akan diumumkan sampai selesai. Tetapi beberapa sumber yang diberi penjelasan tentang perundingan itu mengatakan bahwa pihaknya diperkirakan melihat Amerika menarik pasukan selama sekitar 15 bulan, tetapi hanya jika kondisi keamanan di lapangan terpenuhi.
Taliban akan memberikan jaminan bahwa daratan Afghanistan tidak akan menjadi landasan bagi berbagai serangan oleh sejumlah kelompok teroris transnasional, meskipun tidak jelas bagaimana hal itu akan diverifikasi. Mereka juga akan memulai pembicaraan dengan para pemimpin Afghanistan guna membahas penyelesaian politik yang lebih luas.
Pembicaraan gagal menyepakati gencatan senjata luas, namun entah apakah Amerika akan tetap mempertahankan kekuatan antiterorisme permanen di negara itu untuk terus menargetkan kelompok Islamic State (ISIS) dan Al Qaeda. Kedua masalah telah "disingkirkan menuju pembicaraan selanjutnya".
Pembicaraan antara Taliban dan politisi Afghanistan sekarang dapat dimulai dengan cepat dan para pejabat internasional sudah memulai persiapan untuk pertemuan di ibu kota Norwegia, Oslo.
Utusan Taliban dan Amerika menghabiskan lebih dari setahun upaya mencapai penyelesaian, bertemu dalam sembilan putaran pembicaraan. Kesepakatan apa pun tampaknya tidak akan dengan cepat menghentikan pertumpahan darah yang telah menjadi konflik paling mematikan di dunia.
Taliban sampai sekarang menolak pembicaraan resmi dengan pemerintah Afghanistan, yang mereka anggap sebagai rezim boneka AS, dan telah menolak gencatan senjata melawan pasukan Afghanistan.(Medcom/OL-11)
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan Iran hanya mengincar kemenangan atas AS dan Israel. Ia menuntut ganti rugi serangan dan pencabutan sanksi ekonomi.
Iran berencana menyerang pusat data dan infrastruktur serat optik di negara Arab yang digunakan militer AS. Ketegangan Timur Tengah meningkat pascaserangan Israel.
Presiden Masoud Pezeshkian ungkap 3 syarat akhiri perang dengan AS dan Israel. Militer Iran ancam serang titik ekonomi di Teluk Persia jika pelabuhan diincar.
PEMERINTAH Iran memperingatkan akan menindak keras demonstrasi anti-pemerintah di tengah perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Chuck Schumer mengungkapkan bahwa sejak 28 Februari sedikitnya 140 personel militer AS mengalami luka-luka, termasuk delapan orang dengan luka serius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved