Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Kebijakan Utama urusan Hong Kong dari pemeritah Tiongkok menjadwalkan pertemuan yang sangat langka pekan ini untuk meyikapi demonstrasi di Hong Kong yang telah beralngsung berminggu-minggu. Terlebih Hong Kong semakin memanas dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.
Pertemuan yang diselenggarakan di Beijing itu dihadiri oleh pejabat tingkat kabinet di Hong Kong dan Kantor Urusan Macau. Pihak kemanan pun menjaga ketat pertemuan tersebut.
Usai pertemuan, dijadwalkan akan ada jumpa pers terkait hasil pertemuan tersebut.
Sebelumnya, pemerintah Tiongkok telah mengeluarkan kecaman yang semakin nyaring dalam dua minggu terakhir.
Baca juga : Demonstran Hong Kong Kepung Kantor Perwakilan Tiongkok
Demostrasi yang memprotes RUU ekstradisi tersebut dianggap telah berubah menjadi gerakan pro-demokrasi yang lebih luas.
Para pengunjuk rasa menyerukan tantangan signifikan terhadap otoritas Beijing sejak wilayah bekas koloni Inggris itu kembali ke pemerintahan Tiongkok pada 1997.
Dalam tajuk rencana Senin ini, surat kabar China Daily yang dikelola pemerintah mengisyaratkan kekhawatiran yang berkembang di Beijing. "Apa yang terjadi di Hong Kong bukan lagi penyampaian keluhan nyata," kata editorial itu.
"Protes itu senada dengan revolusi kulit berwarna di Timur Tengah dan Afrika Utara, di mana elemen antipemerintah lokal berkolusi dengan pasukan eksternal untuk menggulingkan pemerintah menggunakan teknologi komunikasi modern untuk menyebarkan desas-desus, ketidakpercayaan, dan ketakutan." (AFP/OL-7)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved