Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA menjadi ketua Masyarakat ASEAN di Pyongyang/ASEAN Community in Pyongyang (ACP) terhitung Juli-Desember 2019.
Kepemimpinan Indonesia di ACP berlaku sejak Duta Besar Kamboja, untuk Republik Demokratik Rakyat Korea (RDRK) atau Korea Utara Sin Bunteurn, menyerahkan kepemimpinan ACP kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk RDR, Berlian Napitupulu, di Taedonggang Diplomatic Club, Pyongyang pada 2 Juli 2019.
Di bawah kepimpinan Indonesia, ACP akan melakukan berbagai langkah positif untuk memperkuat hubungan ASEAN dan Korea Utara.
Langkah dimaksud antara lain mengajak Pemerintah Korea Utara untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan ASEAN seperti ASEAN Regional Forum (ARF).
Duta Besar Berlian Napitupulu menambahkan, ACP juga akan melakukan beberapa kegiatan sosial budaya untuk meningkatkan kohesifitas sesama anggota ACP, dan pengenalan masyarakat setempat terhadap ASEAN.
Baca juga : Tugu Persahabatan RI-Kamboja di Kamphong Thom Diresmikan
Lebih lanjut, Dubes Berlian menyatakan, Indonesia juga akan mengupayakan hubungan yang lebih intens antara masyarakat ASEAN di Pyongyang.
Dalam kaitan ini, pada 10-12 Juli, ACP telah melakukan family gathering yaitu karya wisata ke kota Wonsan dan gunung Kumgang di Provinsi Kangwon di perbatasan Korea Utara dan Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Dubes Berlian mengajak seluruh warga ACP untuk memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas sesama keluarga masyarakat ACP.
“Melalui kunjungan ini, kami lebih mengenal situasi dan kondisi sosial, ekonomi serta politik di Korea Utara. kami juga mempelajari peluang kerja sama yang dapat dilakukan antara Korea Utara dengan ASEAN, khususnya ACP di masa depan. Kami memperoleh sejumlah informasi tentang potensi dan peluang kerja sama ekonomi di Kota Wonsan yang merupakan kota dagang terbesar kedua di Korea Utara dan melakukan pembangunan secara masif sebuah pusat wisata bertaraf internasional terbesar di Korea Utara, bernama Wonsan-Kalma,"ujar Dubes Berlian, dalam keterangan resmi, Selasa (16/7).
“Yang paling menarik, kami melihat ratusan item produk Indonesia dijual di berbagai toko di Wonsan yang ternyata diminati oleh masyarakat setempat," imbuhnya.
Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun ASEAN ke-52 pada 8 Agustus, lanjut Berlian, Indonesia akan mengadakan kegiatan kebersamaan yang melibatkan keluarga besar ACP di Pyongyang guna semakin memperkuat koordinasi dan mempertebal semangat kekeluargaan antar sesama warga ASEAN di Pyongyang RDRK.
Baca juga : Dubes Jepang Harap Indonesia-Jepang Selalu Jalin Konsultasi Erat
"Adapun kegiatan kebersamaan yang akan diselenggarakan adalah sejumlah perlombaan olah raga persahabatan, permainan rakyat dari setiap negara ASEAN hingga jamuan malam yang menampilkan sejumlah kesenian masyarakat ASEAN. Disamping itu, kami juga akan mengadakan kegiatan lainnya," pungkas Dubes Berlian.
Sementara itu, Krisna Puspita Laurensius, Fungsi Politik-Ekonomi KBRI Pyongyang menjelaskan sejarah ACP, organisasi tersebut dibentuk pada 30 April 2012 atas inisiatif para duta besar ASEAN di Pyongyang, yaitu. Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia dan Vietnam.
Namun sejak Malaysia menghentikan kegiatan operasional kedutaannya di Pyongyang pada 30 Maret 2017, anggota saat ini tinggal empat negara yaitu: Indonesia, Kamboja, Laos dan Vietnam.
Sementara jumlah masyarakat ACP saat ini mencapai kurang lebih 80 orang yang terdiri dari staf kedutaan dan keluarganya serta pekerja sejumlah organisasi internasional di Pyongyang.
Selama ini, ACP memiliki program pertemuan rutin sekali dalam sebulan di mana para Duta Besar ACP didampingi oleh seorang sekretaris membahas berbagai isu penting mulai dari hubungan bilateral ASEAN-Korea Utara hingga perencanaan kegiatan kebersamaan antar masyarakat ASEAN. (OL-7)
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
TIONGKOK mulai mengoperasikan pulau Hainan di selatan sebagai Hong Kong Baru dengan sistem kepabeanan atau bea cukai baru, terpisah dari daratan utama. Bagaimana pengaruhnya terhadap ASEAN
Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow mengatakan ada syarat yang diajukan Thailand sebelum gencatan senjata konflik Thailand vs Kamboja setelah pertemuan khusus ASEAN
Isu lingkungan dinilai semakin bergeser dari sekadar agenda konservasi menjadi persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas kawasan.
AS dan Tiongkok mencoba mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Bangkok tegaskan gencatan senjata hanya terjadi jika Kamboja tunjukkan niat nyata di lapangan.
Keramika Indonesia 2026 resmi diluncurkan sebagai pameran industri keramik terdepan di kawasan ASEAN.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Ia menilai Indonesia sebaiknya mendorong penurunan eskalasi konflik, terutama karena Indonesia telah ditetapkan sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia PBB periode 2026.
Pimpinan Komisi I DPR RI mengecam keras aksi bintang film dewasa asal Inggris, Tia Emma Billinger alias Bonnie Blue, yang dinilai melecehkan bendera Merah Putih.
AYIMUN 19th di Bangkok mempertemukan ratusan generasi muda dari 35 negara untuk belajar diplomasi global melalui lima council internasional.
Yuddy Chrisnandi menyoroti lemahnya peran lembaga internasional seperti PBB, OECD, G20, dan IMF, yang kini menghadapi ujian eksistensi dan relevansi di tengah meningkatnya ketegangan global.
Rini Widyantini menyoroti transformasi birokrasi digital yang tengah dijalankan pemerintah, serta pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperkuat tata kelola publik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved