Rabu 15 Mei 2019, 06:40 WIB

Bangladesh Gagalkan Perdagangan Orang

(Channelnewsasia/AFPTes/X-11) | Internasional
 Bangladesh Gagalkan Perdagangan Orang

AFP
Major Rohingya refugee camp populations in Bangladesh

 

KEPOLISIAN Bangladesh berhasil menggagalkan perdagangan puluhan orang etnik Rohingya. Sebagian besar korban yang merupakan perempuan akan dibawa ke Malaysia dengan kapal.

Para penyelundup telah mengambil sekitar 69 pengungsi Rohingya dari beberapa kamp di distrik Bazar Cox. Mereka dijanjikan pekerjaan layak di wilayah Malaysia, yang telah banyak dihuni kelompok Rohingya.

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak pengungsi Rohingya yang berusaha mencapai Malaysia dengan menumpangi kapal. Otoritas berwenang khawatir aktivitas itu menjadi gelombang baru penyelundupan manusia melalui jalur laut.

Operasi pemberantasan rantai perdagangan manusia gencar dilakukan pada 2015. Pada tahun itu, diperkirakan 25 ribu orang Rohingya telah menyeberangi Laut Andaman dengan tujuan Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

"Setelah mendapatkan informasi dari sumber rahasia, tim kami langsung melakukan operasi dan berhasil menyelamatkan mereka (pengungsi Rohingya) tadi malam," jelas perwira polisi Abul Khair.

Khair mengungkapkan terdapat 43 perempuan dan 11 anak-anak dalam upaya penyelamatan tersebut. Mereka akan dikembalikan ke kamp pengungsian. Sayangnya, pihak kepolisian belum berhasil menangkap pelaku perdagangan manusia tersebut.

Lebih dari 700 ribu orang Rohingya melarikan diri ke Bangladesh pada 2017. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari operasi militer di negara bagian Rakhine, Myanmar. Negara ASEAN itu memiliki populasi mayoritas beragama Buddha. Kelompok etnik Rohingya dianggap sebagai imigran ilegal dari anak benua India.

Sementara itu, terkait kasus Rohingya, penyelidik PBB kemarin menyatakan para komandan militer Myanmar harus 'diisolasi secara finansial' dan diadili dengan dakwaan kejahatan perang dan genosida.

"Tidak ada perbaikan situasi di sana," ungkap Marzuki Darusman yang memimpin tim pencari fakta PBB setelah mengunjungi Myanmar dalam 10 hari terakhir. (Channelnewsasia/AFPTes/X-11)

Baca Juga

ASHRAF SHAZLY / AFP

PM Ethiopia Klaim Pertempuran di Tigray Selesai

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 29 November 2020, 08:32 WIB
Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed  mengatakan bahwa operasi militer di wilayah Tigray selesai setelah tentara mengklaim kendali...
MI/Pius Erlangga

Pertukaran Pemuda Untuk Tingkatkan SDM dan Diplomasi

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 29 November 2020, 07:34 WIB
Program pemuda internasional ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, namun juga untuk mendukung...
AUDU MARTE / AFP

Boko Haram Kembali Bunuh 43 Buruh Tani

👤Siswantini Suryandari 🕔Minggu 29 November 2020, 06:36 WIB
Kelompok pejuang  Boko Haram menewaskan sedikitnya 43 buruh tani  dan melukai enam lainnya di sawah dekat kota Maiduguri di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya