Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Surat Suara Tercoblos tak Pengaruhi Pemungutan Suara Malaysia

Putri Rosmalia Octaviyani
14/4/2019 18:50
Surat Suara Tercoblos tak Pengaruhi Pemungutan Suara Malaysia
Ilustrasi(MI/Seno)

PEMUNGUTAN suara di Malaysia saat ini tengah berlangsung. Meski ada persoalan dugaan surat suara tercoblos, pemungutan suara terus dilakukan seperti yang dijadwalkan

Jumlah TPS yang beroperasi adalah sebanyak 168 TPS, meski semula jumlahnya direncanakan 255 TPS. Kendala izin menjadi penyebab berkurangnya jumlah TPS. Seluruh TPS itu ditempatkan di KBRI, Wisma Duta dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.

Baca juga: WNI di Hong Kong Berbondong-Bondong Gunakan Hak Pilih

Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari, mengatakan hari ini PPLN Kauala Lumpur membuka layanan memilih di tiga titik, yakni KBRI 76 TPS, sekolah Indonesia Kuala Lumpur 86 TPS, dan Wisma Duta 6 TPS

"Pada prinsipnya pemilu di luar negeri metode TPS harus di kantor perwakilan, maka bila membuat di luar kantor perwakilan harus se-izin otoritas lokal. PPLN Kuala Lumpur melalui KBRI sudah ajukan izin sejak awal, tapi hingga tadi malam belum ada respons," ujar Hasyim, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/4).

Sementara itu, Komisioner KPU, Ilham Saputra, mengatakan surat suara tercoblos yang ditemukan di Malaysia tidak mempengaruhi jumlah surat suara dan proses pemungutan suara di sana. Khususnya yang dilakukan lewat pos.

KPU telah memisahkan surat suara tercoblos tersebut. Alasannya karena keaslian surat suara tercoblos sampai saat ini belum dipastikan.

"Kami tidak menghitung yang ditemukan itu. Jangan digeneralisasi terjadi di Malaysia, ini hanya terjadi di Kuala Lumpur," ujar Ilham.

Ilham memastikan proses pemungutan suara di Malaysia tetap berlangsung sebagaimana mestinya. KPU telah mengirimkan perwakilan komisoner untuk berada di Kuala Lumpur guna mengawal jalannya pemungutan suara. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya