Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Korea Selatan memantau dengan cermat sejumah fasilitas milik Korea Utara. Langkah itu menyusul serangkaian gambar satelit yang memicu alarm internasional. Korea Utara disinyalir tengah mempersiapkan peluncuran rudal jarak jauh atau ruang angkasa.
Kalangan pengamat menunjukkan peningkatan aktivitas di dua lokasi utama, yakni fasilitas penelitian rudal Samundong dan fasilitas pengujian roket Sohae. Peluncuran jenis apapun berpotensi menghambat negosiasi menuju denuklirisasi.
"Kami melacak dengan cermat dan memantau semua kegiatan untuk mengantisipasi berbagai skenario, termasuk peluncuran rudal di seberang perbatasan. Tentunya kami berkoordinasi dengan Amerika Serikat (AS)," ujar juru bicara Kepala Staf Gabungan.
Gambar satelit Samundong yang diambil pada 22 Februari menunjukkan pergerakan mobil dan truk di sekitar lokasi. Laporan kantor berita AS, NPR, juga menyebutkan terdapat aktivitas mobil derek di halaman.
"Jika dilihat dengan saksama, Korea Utara seperti sedang membangun roket," tukas peneliti dari Institut Studi Internasional Middlebury Jeffrey Lewis.
Fasilitas Samundong yang dibangun pada 2012, terletak di wilayah pinggiran Pyongyang. Pembangunan fasilitas tersebut bertujuan mendukung pengembangan rudal jarak jauh dan kendaraan peluncuran ruang angkasa.
Baca juga: Korea Utara Janjikan Perundingan Lebih Lanjut Dengan AS
Di samping mengembangkat ICBM Hawsong-15 yang digadang-gadang mampu menjangkau seluruh daratan AS, Samundong juga membangun roket jarak jauh. Proyek tersebut berhasil diluncurkan dari stasiun peluncuran satelit Sohae pada 2012 dan 2016.
Tahun lalu, Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, setuju untuk menutup situs Sohae dalam pertemuan puncak dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, di Pyongyang. Sejumlah gambar yang ditangkap satelit pada Agustus menyatakan adanya pembongkaran tempat uji mesin di fasilitas tersebut. Akan tetapi, Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang berbasis di Washington menekankan pembangunan di fasilitas serupa kembali berlanjut pekan lalu.
Situs penelitian 38 North project, melaporkan sebuah struktur bergerak digunakan untuk mengangkut kendaraan ke landasan peluncuran di jalur yang telah diperbaiki. Pekerjaan itu diketahui telah dimulai sebelum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) AS-Korea Utara di Hanoi, Vietnam, yang berakhir tanpa kesepakatan.
Penasihat keamanan nasional Presiden AS Donald Trump, John Bolton, mengatakan pemerintah AS mengetahui persis rencana Korea Utara terkait potensi peluncuran rudal maupun roket.
"Kami memperhatikannya tanpa berkedip. Kami tidak keliru tentang itu," pungkas Bolton yang menekankan Trump sangat kecewa jika Korea Utara merealisasikan uji coba rudal yang baru.
Dewan Keamanan PBB melarang Korea Utara melakukan peluncuran ruang angkasa, karena sejumlah teknologi menyerupai rudal balistik antar benua atau ICBM. Sejak gagalnya KTT Hanoi, Trump cenderung berhati-hati dalam bersikap. Dia meyakini kesepakatan dengan Korea Utara dapat terwujud. Trump menyatakan Kim telah berjanji tidak akan melakukan uji coba rudal atau nuklir.(AFP/OL-5)
TIONGKOK menolak usulan Presiden Donald Trump untuk perundingan pengendalian senjata nuklir sebagai tidak masuk akal. Apa alasannya?
PERLOMBAAN nuklir baru dimulai. Kini AS harus bersiap menghadapi dua pesaing sekaligus di saat kehilangan keunggulan industri dan ekonominya.
Di Xinjiang barat jauh, citra satelit dan analisis ahli menunjukkan bahwa Tiongkok dengan cepat memperluas lokasi uji coba nuklir bersejarah.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik, di tengah meningkatnya serangan udara di Ukraina.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan siap mendukung kesepakatan Donald Trump dan Kim Jong Un terkait pembekuan produksi senjata nuklir Korea Utara.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved