Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

8 Tewas Akibat Ledakan di Filipina

Antara
27/1/2019 13:05
8 Tewas Akibat Ledakan di Filipina
Gereja Our Lady of Mount Carmel Cathedral(Wikipedia)

Dua ledakan granat di luar satu gereja di pusat kota Jolo, Sulu, Filipina Selatan, menewaskan delapan orang --termasuk lima prajurit-- dan melukai tujuh orang lagi pada Minggu (27/1).

Inspektur Senior Polisi Pablo Labra II, Direktur Polisi Sulu, mengatakan kedua ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 08.28 waktu setempat di luar Our Lady of Mount Carmel Cathedral, saat misa sedang berlangsung.

Labra mengatakan mereka belum bisa memastikan apakah peristiwa itu adalah perbuatan anggota Abu Sayyaf dan apakah granat tersebut dilemparkan oleh tersangka yang mengendarai sepeda motor.

Nama prajurit yang tewas, serta enam prajurit yang cedera, belum diketahui, kecuali mereka berasal dari Batalion Infantri Ke-35 Angkatan Darat yang bertugas untuk mengamankan gereja itu yang berada di Barangay Walled City, kata Labra.

Baca juga: Bom Mobil di Akademi Polisi Kolombia, 10 Orang Tewas

Labra menambahkan ketiga warga sipil yang tewas dan satu orang lagi, yang termasuk di antara tujuh orang yang cedera, adalah pejalan kaki. "Kami masih menyelidiki peristiwa tersebut," kata Labra.

Dia menyatakan tentara dan personel polisi tambahan telah dikerahkan untuk menjaga kedamaian dan ketenangan di pusat kota Jolo, setelah ledakan.

Sementara itu, Kepala PNP Direktur Jenderal Oscar Albayalde mengutuk kedua pemboman di Jolo pada Ahad pagi tersebut. Ia meyakinkan bahwa keadilan akan ditegakkan sesegera mungkin. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya