Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Memahami Efek Samping Pengobatan TB, Dari Gejala Ringan Hingga Kondisi Berat

Basuki Eka Purnama
31/3/2026 06:11
Memahami Efek Samping Pengobatan TB, Dari Gejala Ringan Hingga Kondisi Berat
Ilustrasi(Freepik)

DOKTER Spesialis Paru RS Penyakit Infeksi Prof. Sulianti Saroso, dr. Titi Sundari, Sp.P(K) FISR, memaparkan sejumlah efek samping yang umum dialami pasien selama menjalani pengobatan tuberkulosis (TB). Menurutnya, sebagian besar pasien hanya merasakan gejala ringan yang tidak membahayakan.

"Efek samping yang ringan yang biasa muncul pada pasien-pasien yang minum obat tuberkulosis biasanya ringan misalnya nafsu makan menurun, kondisi dia mual, kelelahan, ada gatal tapi tidak ada ruam," ujar Titi, dikutip Selasa (31/3).

Selain mual dan kelelahan, gejala ringan lain yang kerap dikeluhkan meliputi sakit kepala, sensasi menyerupai flu, nyeri sendi, hingga suhu tubuh yang terasa lebih hangat. 

Salah satu kondisi yang sering memicu kekhawatiran adalah perubahan warna air seni menjadi kemerahan.

Titi menjelaskan bahwa urine berwarna merah tersebut merupakan efek dari konsumsi obat rifampicine dan merupakan hal yang normal.

"Kalau nanti pasien sudah tidak minum obat rifampicin lagi, maka air seninya juga akan kembali normal, bukan suatu hal yang perlu dikhawatirkan," tambahnya.

Kondisi yang Perlu Diwaspadai

Meski mayoritas pasien mengalami gejala ringan, Titi mengingatkan adanya efek samping berat yang patut diperhatikan. 

Kondisi seperti mual atau muntah hebat biasanya berkaitan dengan adanya gangguan fungsi hati. Pasien juga harus waspada jika muncul gejala klinis seperti mata yang berwarna kuning.

Risiko efek samping ini cenderung bervariasi tergantung kondisi fisik masing-masing pasien. 

Pada lansia, misalnya, penurunan fungsi organ seperti hati dan ginjal dapat memengaruhi respons tubuh terhadap obat. 

Begitu pula dengan pasien yang memiliki gangguan kekebalan tubuh (HIV/AIDS) atau pasien yang memang sudah memiliki riwayat gangguan ginjal sebelumnya.

Namun demikian, Titi menekankan bahwa tidak semua pasien pasti mengalami efek samping selama masa pengobatan.

"Ada yang baik-baik aja, banyak sekali pasien tuberkulosis yang baik-baik saja, aman-aman aja yang tidak ada keluhan sampai dia selesai pengobatan," tutupnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya