Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Dokter Spesialis Paru RS Penyakit Infeksi Prof. Sulianti Saroso, Titi Sundari, menjelaskan bahwa efek samping dari obat tuberkulosis atau TBC biasanya berupa gejala ringan berupa mual, nafsu makan menurun, kelelahan, gatal namun tidak ada ruam atau kemerahan. Selain itu, efek samping seperti sakit kepala atau terasa seperti flu, nyeri sendi, suhu tubuh terasa lebih hangat serta air seni berwarna kemerahan juga kerap dialami pasien tuberkulosis.
"Itu yang biasanya sering dikeluhkan oleh pasien-pasien itu termasuk yang ringan," ujar Titi.
Ia juga mengatakan ada pasien yang bisa mengalami kondisi seperti mual atau muntah berat. Namun, itu biasanya terjadi pada pasien yang memiliki gangguan fungsi hati.
"Yang perlu diingat adalah tidak semua pasien mengalami gejala atau efek samping berat. Hal ini juga berkaitan dengan kondisi pasien di luar pengobatan tuberkulosis. Ada yang baik-baik aja, banyak sekali pasien tuberkulosis yang baik-baik saja, aman-aman aja yang tidak ada keluhan sampai dia selesai pengobatan," katanya.
Secara umum, efek samping pengobatan tuberkulosis dapat dialami berbagai kalangan yakni anak hingga dewasa. Pada orang tua, berisiko mengalami efek yang berbeda hal ini karena fungsi-fungsi organ yang mengalami penurunan misalnya hati dan ginjal.
Selain itu, pasien dengan gangguan kekebalan tubuh seperti pasien HIV/AIDS bisa mengalami gangguan pada organ, kemudian untuk pasien TBC yang sudah memiliki gangguan pada ginjal, maka efek samping pengobatan dapat berisiko lebih berat.
Lebih jauh, efek samping obat tuberkulosis yang kerap dialami pasien yakni urine yang berwarna kemerahan, disebabkan oleh salah satu obat yakni rifampicine. Namun tak perlu dikhawatirkan, Titi mengatakan bahwa kondisi ini bukanlah suatu yang perlu dikhawatirkan.
"Kalau nanti pasien sudah tidak minum obat rifampicin lagi, maka air seninya juga akan Kembali normal bukan suatu hal yang perlu dikhawatirkan," tutupnya. (E-3)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump akan mengentikan bantuan sementara selama 90 hari kedepan untuk obat-obatan HIV, Tuberkulosis (Tb). Ada tiga hal yang perlu dilakukan Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved