Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

STFT Jakarta dan Sabam Sirait Institute Luncurkan Program Kaderisasi Pemimpin Muda Kristen

Basuki Eka Purnama
28/3/2026 19:52
STFT Jakarta dan Sabam Sirait Institute Luncurkan Program Kaderisasi Pemimpin Muda Kristen
Pembukaan program Sekolah Kaderisasi Profesional Muda Gereja untuk Kepemimpinan Bangsa.(MI/HO)

SEKOLAH Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta bekerja sama dengan Sabam Sirait Institute secara resmi membuka program Sekolah Kaderisasi Profesional Muda Gereja untuk Kepemimpinan Bangsa. Acara pembukaan berlangsung khidmat di Aula STFT Jakarta, Sabtu (28/3), yang ditandai dengan prosesi simbolis pemukulan instrumen musik taganing.

Investasi Pemimpin Masa Depan

Program ini dirancang sebagai pelatihan intensif selama 12 pekan (24 sesi) untuk mempersiapkan calon pemimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan. Sebanyak 70 peserta terpilih berusia 23-35 tahun dari berbagai latar belakang profesi, gereja, dan daerah akan mengikuti rangkaian kelas ini.

Rektor STFT Jakarta, Pdt. Prof. Binsar J. Pakpahan, menegaskan pentingnya integritas bagi seorang figur pemimpin.

"Lewat sekolah ini kami ingin menyiapkan pemimpin yang bisa digugu dan ditiru, yang pikiran juga tindakannya selaras," ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Pesan Luhut Binsar Pandjaitan: Kredibilitas dan Inovasi

Hadir sebagai pembicara utama dalam sesi Leadership Talks, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan situasi global serta tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. 

Dalam pesannya, Luhut menekankan tiga poin utama bagi pemuda Kristen:

  1. Membangun Jejaring: Pentingnya koneksi dan pertemanan dalam membangun bangsa.
  2. Menjaga Kredibilitas: Kepintaran tidak akan berarti tanpa adanya kepercayaan dan rekam jejak yang baik.
  3. Menciptakan Inovasi: Mendorong pemuda untuk menghasilkan karya nyata melalui talenta pemberian Tuhan, ketimbang hanya memberikan kritik.

Kolaborasi Tokoh dan Pejabat Negara

Selain sesi kepemimpinan, acara dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan sejumlah tokoh lintas bidang, antara lain Martin Hutabarat, Dr. Master Tumanggor, Dr. Juniver Girsang, Prof. Angel Damayanti, serta jurnalis Abraham Silaban.

Untuk pertemuan-pertemuan berikutnya, program ini dijadwalkan akan menghadirkan para pejabat negara setingkat menteri, tokoh agama, serta profesional lainnya

Kehadiran para praktisi ini diharapkan dapat membekali peserta dengan pengalaman nyata tentang cara memimpin yang jujur dan menghayati panggilan pelayanan bagi gereja maupun masyarakat. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya