Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Trump Perintahkan Serangan Udara ke Markas ISIS di Nigeria, Lindungi Umat Kristen

Thalatie K Yani
26/12/2025 07:28
Trump Perintahkan Serangan Udara ke Markas ISIS di Nigeria, Lindungi Umat Kristen
Presiden Donald Trump mengonfirmasi serangan mematikan terhadap ISIS di Nigeria sebagai respons atas penganiayaan umat Kristen. (White House)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan serangan udara mematikan terhadap kelompok teroris ISIS di Nigeria. Langkah militer ini diambil sebagai bentuk respons atas tuduhan penganiayaan dan pembunuhan terhadap umat Kristen di negara tersebut.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyatakan telah mengarahkan serangan "kuat dan mematikan terhadap sampah teroris ISIS di Nigeria Barat Laut." Wilayah tersebut selama ini menjadi titik panas aksi kekerasan kelompok radikal.

Komando Afrika AS (AFRICOM) mengonfirmasi serangan tersebut. Serangan itu menewaskan sejumlah teroris atas permintaan otoritas Nigeria di negara bagian Sokoto, wilayah yang berbatasan langsung dengan Niger.

"Saya sebelumnya telah memperingatkan para teroris ini bahwa jika mereka tidak menghentikan pembantaian umat Kristen, akan ada harga mahal yang harus dibayar, dan malam ini, itu terjadi," tulis Trump yang saat ini sedang menghabiskan libur Natal di Palm Beach.

Ia menambahkan, "Departemen Perang melaksanakan sejumlah serangan sempurna, sebagaimana hanya Amerika Serikat yang mampu melakukannya."

Komitmen Melawan Terorisme Radikal

Donald Trump menegaskan di bawah kepemimpinannya, Amerika Serikat tidak akan membiarkan terorisme Islam radikal berkembang. Ia menutup pernyataannya dengan pesan yang tajam bagi kelompok teror tersebut.

"Semoga Tuhan Memberkati Militer kita, dan SELAMAT NATAL untuk semua, termasuk para teroris yang tewas, yang jumlahnya akan jauh lebih banyak jika pembantaian mereka terhadap umat Kristen berlanjut," tegasnya.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga menyatakan apresiasinya atas dukungan dan kerja sama pemerintah Nigeria dalam operasi ini. Isu perlindungan umat Kristen di Nigeria memang telah menjadi fokus Trump selama beberapa bulan terakhir. Pada November lalu, ia sempat memperingatkan bahwa AS akan masuk ke Nigeria dengan kekuatan penuh guna melindungi populasi Kristen di negara paling padat di Afrika tersebut.

Kebebasan Beragama

Di sisi lain, Presiden Nigeria Bola Tinubu dalam pesan Natalnya menyampaikan komitmen untuk menjaga kebebasan beragama bagi seluruh warga negaranya.

"Saya tetap berkomitmen untuk melakukan segala daya guna menjamin kebebasan beragama di Nigeria dan melindungi umat Kristen, Muslim, dan seluruh warga Nigeria dari kekerasan," ujar Tinubu melalui platform X.

Nigeria sendiri telah lama bergulat dengan masalah keamanan yang kompleks. Berdasarkan data, populasi Nigeria yang mencapai lebih dari 230 juta jiwa terbagi dalam dua kelompok agama utama, yakni Kristen dan Muslim. Para ahli mencatat bahwa kedua kelompok tersebut kerap menjadi korban serangan kelompok radikal.

Meski Trump sering kali menyatakan diri sebagai sosok yang ingin membatasi intervensi militer di luar negeri, sejak kembali berkuasa ia menunjukkan sikap yang lebih agresif. Selain serangan di Nigeria, ia juga telah memerintahkan serangan terhadap program nuklir Iran dan memperkuat militer di sekitar Venezuela. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik