Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Tim Rukyatul Hilal Kementerian Agama (Kemenag), Cecep Nurwendaya menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).
Merujuk pada kriteria yang ditetapkan MABIMS maka ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi geosentrik minimum 6,4 derajat. Ketinggian hilal dan elongasi harus terpenuhi keduanya.
"Sedangkan elongasi di Indonesia jika didesimalkan hanya 6,1 derajat, belum memenuhi parameter elongasi minimum 6,4 derajat pada kriteria MABIMS," kata Cecep dalam seminar posisi hilal di Jakarta, Kamis (19/3).
Kemudian jika dilihat ilustrasi posisi hilal di ufuk barat maka seluruh ibu kota provinsi di Indonesia berada di bawah kriteria MABIMS.
"Kesimpulannya ibu kota di Indonesia belum memenuhi kriteria MABIMS 1447 Hijriah," ujar Cecep.
Sehingga jika mengikuti kriteria MABIMS maka daerah yang sudah memenuhi kriterianya mulai dari India, Arab Saudi, Mesir, sebagian wilayah Eropa, sebagian besar wilayah Afrika, dan sebagian wilayah Amerika.
Namun kriteria MABIMS hanya digunakan di wilayah Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. (H-2)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama dan sejumlah instansi terkait menggelar pemantauan hilal 1 Syawal 1447 H.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Jaidi berharap agar Kemenag mengacu hasil terakhir rukyat sehingga dicocokkan dengan hisab.
POLRESTA Sidoarjo melarang kegiatan takbir keliling, penggunaan sound horeg, serta penyalaan petasan pada malam Idul Fitri 1447 H.
Kemenag Maluku melaporkan hilal 1 Syawal 1447 H gagal terlihat di Negeri Wakasihu karena posisi hilal masih di bawah 2 derajat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved