Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Ini Jenis Kanker Ginjal yang Paling Banyak Menyerang Orang Dewasa

Muhammad Ghifari A
12/3/2026 22:25
Ini Jenis Kanker Ginjal yang Paling Banyak Menyerang Orang Dewasa
Ilustrasi(freepik)

Kanker ginjal sering kali menjadi "penyakit senyap" karena gejalanya yang jarang terlihat pada stadium awal. Namun, statistik menunjukkan bahwa kelompok usia 65-74 tahun, terutama pria, memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi terkena penyakit ini.

Dari berbagai jenis yang ada, terdapat satu jenis spesifik yang mendominasi sebagian besar kasus pada orang dewasa.

Mengenal Renal Cell Carcinoma (RCC)

Berdasarkan data medis, Karsinoma Sel Renal (RCC) adalah jenis kanker ginjal yang paling umum ditemukan pada orang dewasa. Tidak tanggung-tanggung, jenis ini mencakup sekitar 85% dari total kasus kanker ginjal secara keseluruhan.

Penyakit ini bermula pada sel-sel yang melapisi tubulus ginjal (tabung kecil yang menyaring darah). Umumnya, RCC berkembang sebagai tumor tunggal pada satu ginjal, meski dalam beberapa kasus dapat menyerang kedua sisi sekaligus.

Selain RCC, orang dewasa juga perlu mewaspadai jenis lain seperti:

  • Karsinoma Sel Transisional (6-7%): Menyerang area pelvis ginjal dan saluran kemih.
  • Sarkoma Ginjal (1%): Jenis langka yang menyerang jaringan ikat ginjal.
  • Faktor Risiko dan Gejala yang Harus Diwaspadai*

Gaya hidup memainkan peran besar dalam memicu munculnya sel kanker pada ginjal. Beberapa faktor risiko utama meliputi:

  • Gaya Hidup: Merokok dan obesitas.
  • Kondisi Medis: Tekanan darah tinggi, diabetes, serta riwayat gagal ginjal (dialisis).
  • Genetik: Adanya riwayat keluarga dengan penyakit serupa.

Mengingat gejala sering tersembunyi, masyarakat diminta waspada jika mulai merasakan Hematuria (adanya darah dalam urin), nyeri punggung bawah yang tak kunjung sembuh, kelelahan kronis, hingga penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas.

Metode Diagnosis dan Pengobatan Modern

Jika ditemukan kecurigaan, dokter biasanya akan melakukan serangkaian tes mulai dari urinalisis, tes darah kreatinin, hingga uji pencitraan seperti CT Scan atau USG.

Kabar baiknya, teknologi kedokteran saat ini menawarkan berbagai opsi pengobatan yang efektif, di antaranya:

  • Pembedahan: Pengangkatan tumor (nefrektomi parsial) atau seluruh ginjal (nefrektomi radikal).
  • Ablasi: Menghancurkan sel kanker dengan suhu ekstrem (panas atau dingin).
  • Terapi Target & Imunoterapi: Memperkuat sistem imun tubuh untuk melawan sel kanker secara spesifik.

Deteksi Dini adalah Kunci

Para ahli kesehatan menekankan bahwa menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, dan rutin berolahraga adalah langkah pencegahan terbaik. Meski tidak ada skrining rutin untuk masyarakat umum, mereka yang memiliki faktor risiko tinggi sangat disarankan untuk melakukan konsultasi medis secara berkala.

Kanker ginjal jauh lebih mudah ditangani jika ditemukan pada stadium awal. Jangan menunda pemeriksaan jika Anda merasakan keluhan pada area pinggang atau perubahan pada urin Anda.

Sumber: Gleneagles Hospitals



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya