Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Peluang Sembuh Kanker Ginjal Anak 90 Persen, Dokter: Kuncinya Deteksi Dini

Putri Rosmalia Octaviyani
11/3/2026 22:07
Peluang Sembuh Kanker Ginjal Anak 90 Persen, Dokter: Kuncinya Deteksi Dini
Ilustrasi kanker ginjal anak.(Dok. Antara)

KANKER ginjal anak, terutama jenis Tumor Wilms (nefroblastoma), sering kali menjadi kekhawatiran besar bagi orang tua. Namun, kabar baik datang dari dunia medis. Dokter spesialis anak subspesialis hemato onkologi dari RS Hasan Sadikin Bandung, Nur Melani menyatakan bahwa peluang kesembuhan kanker ginjal anak bisa mencapai 80 hingga 90 persen.

Syarat utamanya adalah kanker ditemukan pada stadium dini melalui deteksi cepat dan mendapatkan terapi yang tepat. Sayangnya, realita di lapangan masih menunjukkan tantangan besar bagi pasien anak di Indonesia.

Tantangan Kesembuhan Kanker Ginjal Anak di Indonesia

Meski secara teori medis peluang sembuh sangat tinggi, dr. Nur Melani mengungkapkan bahwa pada kenyataannya tingkat kesembuhan kanker ginjal anak saat ini baru menyentuh angka 30 persen. Hal ini diperparah dengan tingginya angka putus pengobatan yang mencapai 50 persen.

Beberapa faktor yang menghambat optimalisasi penyembuhan di Indonesia antara lain:

  • Sikap penyangkalan (denial) dari orang tua saat melihat gejala awal pada anak.
  • Proses rujukan berjenjang yang memakan waktu cukup lama.
  • Kendala administrasi seperti kepesertaan BPJS anak yang belum aktif saat dibutuhkan.
  • Kondisi pasien yang sering kali datang ke rumah sakit sudah dalam stadium lanjut.

Waspada Gejala Tumor Wilms pada Balita

Tumor Wilms umumnya tidak dapat dicegah karena penyebab pastinya sering berkaitan dengan faktor genetik atau kelainan perkembangan ginjal bawaan. Oleh karena itu, pengawasan orang tua menjadi garda terdepan. Berikut adalah gejala yang harus diwaspadai, terutama pada anak usia di bawah 5 tahun:

  • Perut Membesar: Perut anak tampak membuncit dan terasa keras saat ditekan. Gejala ini sering kali disalahartikan sebagai perut kembung biasa.
  • Tekanan Darah Meningkat: Hasil pemeriksaan tekanan darah anak menunjukkan angka yang meningkat secara tidak wajar.
  • Perubahan Fisik dan Energi: Muka tampak pucat dan anak merasa mudah lelah karena metabolisme tubuh meningkat akibat pertumbuhan sel tumor.
  • Gangguan Pencernaan: Selera makan berkurang drastis hingga terjadi muntah karena benjolan di ginjal mulai menekan organ di sekitar perut.

Kunci utama penanganan kanker anak adalah deteksi dini. Jika ditemukan lebih awal, pengobatan bisa lebih efektif dengan komplikasi yang jauh lebih sedikit.

Langkah Diagnosa dan Metode Pengobatan

Untuk menegakkan diagnosa, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan penunjang. Langkah pertama biasanya adalah USG. Jika ditemukan adanya massa dalam ginjal, maka akan dilanjutkan dengan CT Scan untuk melihat detail pencitraan.

Mengenai metode pengobatan, dr. Nur menjelaskan bahwa tindakan operasi merupakan langkah awal yang krusial. "Jika memungkinkan untuk dilakukan operasi terlebih dahulu, maka itu tindakan awal. Kemudian diteliti lagi secara mikroskopis untuk melihat jenis sel dan tingkat penyebarannya guna menentukan pengobatan lanjutan," ujarnya.

Namun, jika ukuran tumor sudah terlalu besar, dokter akan memberikan obat-obatan atau kemoterapi terlebih dahulu dengan tujuan mengecilkan massa tumor sebelum prosedur pengangkatan dilakukan.

Pesan untuk Orang Tua

Keluarga yang memiliki riwayat kelainan genetik, riwayat banyak anggota keluarga pengidap kanker, atau anak yang terpapar radiasi serta bahan kimia tertentu harus melakukan pengawasan ekstra ketat. Peran aktif orang tua dalam mendeteksi perubahan bentuk tubuh anak adalah langkah pertama menuju kesembuhan total kanker anak. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya