Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Perbedaan Kanker Ginjal Anak vs Dewasa: Gejala, Penyebab & Peluang Sembuh

Putri Rosmalia Octaviyani
11/3/2026 22:23
Perbedaan Kanker Ginjal Anak vs Dewasa: Gejala, Penyebab & Peluang Sembuh
Ilustrasi kanker ginjal anak.(Dok. Freepik)

KANKER ginjal sering kali dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang orang dewasa. Namun, secara medis, karakteristik kanker ginjal anak dan dewasa memiliki perbedaan yang sangat kontras, mulai dari perkembangan sel, jenis kanker, hingga faktor pemicunya.

Dokter spesialis anak subspesialis hemato onkologi dari RS Hasan Sadikin Bandung, Nur Melani menjelaskan bahwa perbedaan kanker ginjal anak dan dewasa ini sangat krusial untuk dipahami agar penanganan medis yang diberikan bisa tepat sasaran.

Penyebab: Gangguan Sel Muda vs Gaya Hidup

Pada anak-anak, kanker ginjal biasanya terjadi karena adanya gangguan perkembangan sel yang bersifat genetik. "Biasanya terjadi pada awal kehidupan dan tidak berkaitan dengan pola atau gaya hidup tertentu," jelas dr. Nur dalam diskusi bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Kanker anak terjadi ketika sel yang masih berkembang mengalami kegagalan dalam proses maturasi atau pematangan. Hal ini berbeda dengan orang dewasa, di mana kanker menyerang sel yang sudah matang sepenuhnya akibat akumulasi kerusakan sel selama bertahun-tahun.

Perbedaan Jenis dan Faktor Risiko

Secara medis, jenis kanker ginjal yang ditemukan pada kedua kelompok usia ini memiliki nama dan sifat yang berbeda:

  • Kanker Ginjal Anak (Tumor Wilms): Juga dikenal sebagai nephroblastoma. Faktor risikonya murni bersifat genetik dan bawaan sejak lahir.
  • Kanker Ginjal Dewasa (Renal Cell Carcinoma): Jenis ini dipicu oleh faktor risiko eksternal seperti kebiasaan merokok, obesitas, hipertensi, penyakit ginjal kronis, hingga penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang.

Statistik Kanker Ginjal Anak:

  • Puncak kasus terjadi pada usia 5-9 tahun.
  • 90% kasus menyerang satu ginjal.
  • 7% kasus menyerang kedua ginjal.
  • 10% kasus menunjukkan penyebaran ke organ lain saat terdiagnosis.

Peluang Kesembuhan Mencapai 90 Persen

Kabar baiknya, meskipun kanker ginjal anak masuk dalam kategori kanker langka (rare cancer), peluang kesembuhannya sangat tinggi. Jika mendapatkan diagnosa dini dan penanganan yang tepat, angka kesembuhan pasien anak bisa mencapai 80 hingga 90 persen pada lima tahun pertama.

Dr. Nur menegaskan bahwa tidak ada pergeseran usia pada kanker anak karena prosesnya yang berkaitan dengan perkembangan sel janin atau bayi, bukan karena faktor nutrisi atau lingkungan yang terpapar dalam waktu singkat.

Menjaga Kesehatan Ginjal Sejak Dini

Meskipun kanker ginjal anak didominasi faktor genetik, dr. Nur tetap menekankan pentingnya pola hidup sehat untuk menjaga fungsi ginjal secara keseluruhan dan mengurangi tingkat keparahan penyakit. Orang tua diimbau untuk membatasi konsumsi anak terhadap:

  • Makanan berpengawet.
  • Makanan olahan ultra (ultra-processed food).
  • Makanan dan minuman dengan pemanis buatan.

Edukasi mengenai perbedaan karakteristik ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan orang tua untuk melakukan deteksi dini, terutama jika terdapat riwayat kelainan genetik kanker dalam keluarga.

(Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya