Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Diet DASH Disebut Bantu Jaga Daya Ingat Seiring Bertambahnya Usia

Intan Safitri
05/3/2026 12:39
Diet DASH Disebut Bantu Jaga Daya Ingat Seiring Bertambahnya Usia
Ilustrasi(freepik)

MENJAGA kesehatan otak tidak selalu harus dimulai dari suplemen mahal atau terapi khusus. Penelitian terbaru menunjukkan  pola makan sehari-hari justru punya peran besar dalam menjaga daya ingat. Salah satu yang paling banyak dibahas para peneliti adalah DASH Diet.

Awalnya, pola makan ini dikembangkan untuk membantu menurunkan tekanan darah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti menemukan manfaat tambahan, diet ini juga berpotensi memperlambat penurunan fungsi kognitif, termasuk daya ingat.

Penelitian Menunjukkan Hubungan dengan Kesehatan Otak

Salah satu penelitian yang dipimpin peneliti dari NYU Grossman School of Medicine menemukan pola makan DASH di usia paruh baya berkaitan dengan risiko lebih rendah mengalami penurunan daya ingat pada usia lanjut. Studi tersebut melibatkan 5.116 perempuan yang diikuti selama lebih dari 30 tahun dalam proyek NYU Women’s Health Study. 

Hasilnya menunjukkan perempuan yang paling konsisten menjalani diet DASH memiliki sekitar 17% kemungkinan lebih rendah melaporkan masalah memori dan fungsi kognitif dibandingkan mereka yang pola makannya tidak sehat. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Alzheimer’s & Dementia.

Penelitian lain yang dimuat dalam jurnal Neurology juga menemukan hasil serupa. Peserta yang mengikuti pola makan DASH mengalami penurunan kognitif yang lebih lambat dibandingkan kelompok yang tidak menerapkannya.

Para peneliti menyimpulkan kesehatan pembuluh darah memiliki hubungan erat dengan kesehatan otak. Ketika tekanan darah terkontrol dan peradangan berkurang, aliran darah ke otak menjadi lebih baik. Kondisi tersebut membantu menjaga fungsi memori dalam jangka panjang.

Pola Makan yang Fokus pada Nutrisi Seimbang

Diet DASH tidak mengharuskan seseorang mengikuti aturan yang rumit. Memperbanyak makanan yang kaya nutrisi dan mengurangi yang berisiko bagi kesehatan.

Beberapa prinsip utama dalam pola makan ini dengan, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, memilih biji-bijian utuh, mengonsumsi ikan, kacang, dan protein tanpa lemak, mengurangi garam, gula, serta lemak jenuh

Kombinasi makanan tersebut diketahui membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Karena otak sangat bergantung pada aliran darah yang baik, manfaatnya ikut terasa pada fungsi kognitif.

Gaya Hidup Tetap Jadi Faktor Kunci

Meski diet DASH menunjukkan hasil menjanjikan, para ahli menekankan pola makan hanyalah satu bagian dari gaya hidup sehat. Aktivitas fisik rutin, tidur cukup, serta menjaga kesehatan mental juga berperan penting dalam mempertahankan daya ingat.

Namun, banyak peneliti sepakat perubahan sederhana pada pola makan bisa menjadi langkah awal yang realistis. Dibandingkan intervensi medis yang kompleks, menerapkan pola makan seperti DASH relatif mudah dilakukan dan dapat memberi dampak jangka panjang bagi kesehatan otak.

Dengan semakin banyaknya penelitian yang mendukung, diet DASH kini tidak hanya dikenal sebagai strategi menurunkan tekanan darah, tetapi juga sebagai pola makan yang berpotensi membantu menjaga daya ingat hingga usia lanjut. (NYU Langone Health/National Institutes of Health/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya