Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Konflik Timur Tengah Berdampak pada Kepulangan Jemaah Umrah

M Iqbal Al Machmudi
03/3/2026 19:08
Konflik Timur Tengah Berdampak pada Kepulangan Jemaah Umrah
ilustrasi.(Antara)

DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua (Sulampua), Azhar Gazali menyebut masih ada penerbangan jemaah umrah dari Tanah Suci ke Indonesia.

"Sampai saat ini masih ada penerbangan contohnya yang ke Makassar. Maskapai Emirates juga tetap melakukan penerbangan karena jalur yang dilalui bukan jalur konflik," kata Azhar saat dihubungi, Selasa (3/3).

Ia menyebut pemerintah juga mempertegas imbauan WNI yang ingin pergi ke Tanah Suci karena hal itu berkaitan dengan biaya tiket transportasi yang bisa hangus.

"Pemerintah juga perlu mempertegas imbauan apakah jemaah tidak boleh berangkat. Yang tidak dipikirkan adalah tiket pesawat karena sudah terbayar dan pesawat tetap berangkat. Jika jemaah tidak berangkat maka tiket pesawat hangus," ungkapnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan bahwa calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 PPIU.

“Kami memastikan setiap PPIU menjalankan kewajibannya secara penuh, mulai dari pemberangkatan, pelayanan selama di Arab Saudi, hingga kepulangan jemaah. Tanggung jawab itu tidak boleh diabaikan,” tegas Ichsan.

Pemerintah juga meminta agar komunikasi antara PPIU dan jemaah terus dijalin dengan baik. “Kami mengajak jemaah dan PPIU untuk saling memahami. Yang utama adalah memastikan seluruh jemaah tetap aman, terlayani, dan mendapatkan kepastian,” pungkasnya. (Iam/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya