Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

5 Kontribusi Tasya Kamila untuk Indonesia selama 7 Tahun, usai Menjadi Penerima Beasiswa LPDP

 Gana Buana
24/2/2026 16:02
5 Kontribusi Tasya Kamila untuk Indonesia selama 7 Tahun, usai Menjadi Penerima Beasiswa LPDP
Kontribusi Tasya Kamila untuk Indonesia selama 7 Tahun, usai Menjadi Penerima Beasiswa LPDP.(Dok. Instagram)

TASYA Kamila, penyanyi sekaligus publik figur asal Indonesia, baru-baru ini membagikan laporan lengkap melalui media sosial yang menceritakan perjalanan dan kontribusinya selama tujuh tahun sebagai penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

Dalam postingan tersebut, ia menyoroti berbagai pencapaian yang telah diraihnya sejak berangkat ke Columbia University pada tahun 2016 untuk melanjutkan studi S2 di bidang Public Administration.

Selain prestasi akademis yang luar biasa, Tasya juga aktif berperan dalam berbagai bidang sosial, lingkungan, dan pendidikan yang memberikan dampak positif bagi Indonesia.

Dari menuntaskan studi di luar negeri hingga berkomitmen mengembangkan generasi muda Indonesia, Tasya telah membuktikan bahwa pendidikan yang didapatkan melalui LPDP telah membuka jalan bagi dirinya untuk berkontribusi secara lebih luas kepada bangsa.

Berikut adalah lima kontribusi utama yang telah diberikan Tasya untuk Indonesia selama masa baktinya sebagai penerima beasiswa LPDP:

1. Lulus dari Columbia University dengan IPK 3.75

Sebagai penerima beasiswa LPDP, Tasya Kamila memulai perjalanan akademiknya di Columbia University, New York, pada tahun 2016 dengan fokus pada Public Administration di bidang Energy and Environmental Policy.

Selama studi S2-nya, Tasya berhasil meraih IPK 3.75, pencapaian luar biasa yang menjadi fondasi bagi kontribusinya pada masa depan Indonesia.

Keberhasilannya lulus tepat waktu menjadi bukti dedikasinya sebagai penerima beasiswa LPDP yang sukses menjalani pendidikan tinggi.

2. Aktif dalam Organisasi Pemuda Internasional di PBB

Selama berada di Columbia University, Tasya aktif berpartisipasi dalam berbagai organisasi pemuda internasional yang bernaung di bawah PBB.

Sebagai penerima beasiswa LPDP, ia mewakili Indonesia dalam forum-forum internasional seperti Sustainable Development Solutions Network (SDSN) - Youth, yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan dan isu-isu global lainnya.

Dalam forum ini, Tasya memainkan peran penting sebagai moderator dan delegasi yang memperjuangkan isu-isu terkait pembangunan dunia dan keberlanjutan.

3. Mengembangkan Gerakan Lingkungan dan Edukasi untuk Pemuda

Sebagai bagian dari upayanya untuk memberi dampak positif kepada Indonesia, Tasya meluncurkan Green Movement Indonesia, sebuah gerakan yang fokus pada keberlanjutan dan pengelolaan sampah.

Melalui yayasan ini, Tasya mengedukasi lebih dari 10.000 orang di lebih dari 50 universitas di Indonesia. Sebagai penerima beasiswa LPDP, Tasya berkomitmen untuk melibatkan pemuda Indonesia dalam gerakan lingkungan, menginspirasi mereka untuk turut menjaga bumi.

4. Memberikan Kontribusi di Dunia Pendidikan Indonesia

Tasya juga aktif dalam dunia pendidikan di Indonesia. Sebagai penerima beasiswa LPDP, ia berbagi pengetahuan melalui platform pendidikan online, memberikan materi tentang lingkungan dan geografi, serta menjadi mentor bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di luar negeri.

Berbekal pengalamannya sebagai penerima beasiswa LPDP, Tasya memberikan tips dan panduan bagi mereka yang ingin meraih beasiswa dan melanjutkan studi ke luar negeri.

5. Menggunakan Platform Sosial Media untuk Mengedukasi Publik

Tasya memanfaatkan platform sosial media untuk berbagi pengetahuan tentang parenting, pengasuhan anak, dan keberlanjutan.

Dengan lebih dari 1 juta pengikut di Instagram, Tasya menggunakan pengaruhnya untuk mengedukasi masyarakat Indonesia, terutama ibu muda dan keluarga.

Sebagai penerima beasiswa LPDP, ia memanfaatkan keberhasilan pendidikan dan pengalaman internasionalnya untuk memberikan dampak positif pada ribuan orang di Indonesia melalui media sosial.

Sebagai penerima beasiswa LPDP, perjalanan Tasya Kamila selama tujuh tahun adalah contoh dedikasi luar biasa yang membawa dampak signifikan bagi Indonesia.

Dari pencapaian akademis hingga kontribusinya dalam pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan pemuda, Tasya telah membuktikan bahwa penerima beasiswa LPDP dapat memberikan kontribusi besar kepada negara. Kontribusinya yang terus berlanjut menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang ingin ikut serta dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

Laporan Tasya juga merupajan buntut dari sebuah video viral seorang alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas yang memperlihatkan dirinya membuka paket berisi paspor Inggris anaknya, yang baru saja resmi menjadi warga negara Inggris.

Pernyataannya yang menyatakan keinginannya agar anak-anaknya memiliki kewarganegaraan asing, sambil mengungkapkan "cukup aku aja yang WNI," memicu kritik tajam dari publik. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya