Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
NGANTUK adalah kondisi ketika tubuh dan otak merasa lelah serta memiliki dorongan kuat untuk tidur. Dalam istilah medis, rasa kantuk berlebihan dikenal sebagai Somnolence.
Ngantuk biasanya terjadi karena tubuh membutuhkan istirahat atau kualitas tidur yang kurang baik.
Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, protein, sayur, dan buah agar energi tahan lama.
Makanan berat dan berminyak bisa membuat tubuh terasa lebih lemas dan mengantuk.
Dehidrasi bisa membuat tubuh cepat lelah dan mengantuk.
Karena harus bangun sahur, usahakan tidur lebih cepat agar waktu istirahat cukup.
Tidur 15 sampai 20 menit di siang hari bisa membantu mengembalikan energi.
Gerakan ringan membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi rasa kantuk.
Air segar bisa membantu tubuh terasa lebih segar.
Ruangan terang membantu otak tetap aktif.
Kelola energi agar tidak cepat lelah di siang hari.
Buah seperti kurma atau pisang membantu menjaga kadar energi tetap stabil.
Kerjakan tugas penting di pagi hari saat energi masih optimal.
Ngantuk saat puasa biasanya disebabkan perubahan pola tidur dan makan. Dengan pola hidup yang lebih teratur dan asupan yang tepat, rasa kantuk bisa dikurangi tanpa mengganggu ibadah. (Z-4)
Sumber: ciputrahospital, halodoc
Ngantuk biasanya disebabkan karena kurang tidur atau kualitas tidur buruk, dehidrasi atau kurang cairan, makanan berat atau tinggi karbohidrat, kurang aktivitas fisik atau terlalu lama
Ngantuk biasanya disebabkan karena kurang tidur atau kualitas tidur buruk, pola makan yang tidak seimbang, aktivitas fisik yang berlebihan, ruangan panas atau penerangan redup
Ini merupakan sinyal alami bahwa tubuh membutuhkan istirahat atau mengalami penurunan tingkat kewaspadaan.
Baiknya, coba hindari terlalu banyak gula atau karbohidrat olahan saat siang hari karena bisa memicu rasa kantuk lebih cepat.
Ngantuk merupakan sinyal alami dari tubuh bahwa kamu butuh istirahat. Jika diabaikan terus-menerus, bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved