Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI mulut yang beraroma kurang sedap sering kali menjadi kendala utama saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Hal ini muncul bukan tanpa alasan; minimnya produksi cairan ludah (saliva) di dalam rongga mulut menjadi pemicu utama bakteri berkembang biak lebih cepat dan menimbulkan aroma tidak sedap.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Usman Sumantri, M.K.M., menjelaskan bahwa kunci utama untuk mengatasi masalah ini adalah kedisiplinan dalam menjaga kebersihan area mulut secara menyeluruh selama bulan suci.
Menurut Usman, mencegah bau mulut dapat dilakukan dengan langkah-langkah praktis berikut ini:
"Menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa, selama tidak menelan air atau pasta gigi," tegas dokter Usman.
Selain faktor kebersihan fisik, pola makan saat sahur dan berbuka memegang peranan vital. Masyarakat diimbau untuk memenuhi hidrasi tubuh dengan asupan air putih yang cukup agar rongga mulut tidak mengalami dehidrasi kronis selama berpuasa.
Beberapa jenis hidangan perlu dibatasi atau dihindari karena dapat memperburuk aroma mulut, di antaranya:
Drg. Usman juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan kebiasaan menjilat bibir saat merasa kering. Hal tersebut justru akan mempercepat penguapan kelembapan alami bibir. Sebagai gantinya, penggunaan lip balm yang aman serta asupan serat dari buah dan sayur jauh lebih efektif menjaga kelembapan.
"Gunakan pelembap bibir yang aman, perbanyak minum air saat sahur dan berbuka," tambahnya.
Sebagai langkah pencegahan yang lebih komprehensif, melakukan kontrol rutin ke klinik gigi setiap enam bulan sekali sangat dianjurkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesehatan gigi dan mulut tetap optimal, sehingga ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih nyaman, sehat, dan percaya diri. (Z-10)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved