Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
ASMAUL Husna merupakan nama-nama Allah yang indah dan penuh makna. Salah satunya ialah Al-Wajid, nama ke-64 yang menggambarkan sifat Allah sebagai Dzat yang Maha Menemukan.
Memahami makna Al-Wajid akan membawa ketenangan bagi setiap muslim, terutama saat menghadapi kehilangan atau ketidakpastian dalam hidup. Mau tahu lebih lanjut? Bacalah tulisan berikut ini.
Secara etimologi, Al-Wajid berasal dari kata wajada yang berarti menemukan, mendapati, atau mencapai. Dalam konteks ketuhanan, Al-Wajid mengandung makna bahwa Allah SWT adalah Dzat yang tidak pernah kekurangan apa pun. Dia menemukan segala sesuatu yang dikehendaki-Nya tanpa melalui proses mencari, karena segala sesuatu berada dalam genggaman-Nya.
Allah Al-Wajid juga bermakna Maha Kaya. Dia tidak membutuhkan bantuan siapa pun untuk mendapatkan sesuatu. Berbeda dengan manusia yang sering kali merasa kehilangan (faqid), Allah mustahil kehilangan jejak atas makhluk-Nya maupun amal perbuatan mereka.
Walaupun nama Al-Wajid secara eksplisit lebih banyak ditemukan dalam hadis yang merinci 99 Asmaul Husna (seperti riwayat Imam Tirmidzi), secara maknawi, konsep ini tertuang dalam Al-Qur'an. Salah satu yang paling jelas ialah dalam Surat Ad-Duha ayat 6-8:
Ayat ini menunjukkan bagaimana Allah menemukan kondisi Nabi Muhammad SAW dan memberikan solusi yang tepat bagi setiap keadaan tersebut.
Para ulama dan ahli makrifat menyebutkan beberapa fadhilah bagi mereka yang merutinkan zikir Ya Wajid:
| Manfaat Zikir | Penjelasan Spiritual |
|---|---|
| Menemukan Solusi | Membantu pikiran tetap tenang saat menghadapi masalah buntu hingga Allah memberikan jalan keluar. |
| Mencegah Rasa Kecewa | Menanamkan keyakinan bahwa apa yang ditakdirkan untuk kita tidak akan pernah luput atau hilang. |
| Kekuatan Pendirian | Membentuk karakter yang teguh karena merasa selalu dalam pengawasan dan jaminan Allah. |
Baca juga: Menghidupkan Harapan yang Padam Rahasia di Balik Nama Allah Al-Muhyi
Meneladani sifat Al-Wajid berarti mengubah pola pikir kita dari pasif menjadi aktif. Berikut cara mengimplementasikannya:
Baca juga: Asmaul Husna Al-Mumit Makna, Dalil Al-Quran, Implementasi dalam Kehidupan
Al-Wajid adalah pengingat bahwa di alam semesta ini tidak ada yang benar-benar hilang selama kita memiliki Allah. Dengan meyakini sifat Maha Penemu ini, seorang hamba akan terbebas dari kecemasan yang berlebihan dan selalu memiliki harapan dalam setiap ikhtiarnya.
Baca juga: Asmaul Husna Al-Muid Arti, Dalil, dan Cara Mengamalkannya
1. Apa perbedaan Al-Wajid dan Al-Majid? Al-Wajid berarti Maha Penemu, sedangkan Al-Majid berarti Maha Mulia.
2. Kapan waktu terbaik mengamalkan zikir Ya Wajid? Dapat diamalkan setiap selesai salat fardu atau saat merasa sedang kehilangan arah dalam hidup.
3. Apa kaitan Al-Wajid dengan rezeki? Al-Wajid menjamin bahwa rezeki setiap makhluk tidak akan pernah hilang atau tertukar, karena Allah Maha Menemukannya untuk si hamba.
Baca juga: Asmaul Husna Al-Mubdi Allah Maha Memulai Segala Sesuatu dari Ketiadaan
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved