Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Memahami Asmaul Husna Al-Qayyum: Akar Kemandirian dan Kekuasaan Allah

Media Indonesia
17/2/2026 19:19
Memahami Asmaul Husna Al-Qayyum: Akar Kemandirian dan Kekuasaan Allah
Tulisan arab Al-Qayyum.(Youtube SA Calligrapher)

DALAM daftar Asmaul Husna, Al-Qayyum menempati urutan ke-64. Nama ini merupakan salah satu pilar utama dalam memahami ketauhidan.

Memahami Al-Qayyum akan mengubah cara pandang kita terhadap kesulitan hidup dan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap sesama makhluk. Berikut penjelasan lebih detailnya.

Makna Mendalam Al-Qayyum

Al-Qayyum secara harfiah berarti Yang Maha Berdiri Sendiri atau Yang Maha Mandiri. Namun, maknanya dalam akidah Islam jauh lebih luas. Para ulama menjelaskan bahwa Al-Qayyum mencakup dua pengertian besar:

  • Kemandirian Mutlak: Allah SWT tidak membutuhkan apa pun dari makhluk-Nya. Dia tidak butuh makan, minum, tempat, atau bantuan malaikat dalam menjalankan kekuasaan-Nya.
  • Pemeliharaan Mutlak: Allah adalah Dzat yang menegakkan seluruh urusan makhluk. Mulai dari peredaran planet di tata surya hingga pembelahan sel dalam tubuh manusia, semuanya berada dalam pengurusan Al-Qayyum.

Dalil Al-Qayyum dalam Al-Qur'an

Nama mulia ini disebutkan dalam tiga ayat utama di Al-Qur'an. Menariknya, Al-Qayyum selalu berpasangan dengan Al-Hayyu (Maha Hidup). Kombinasi ini melambangkan kesempurnaan sifat Allah: Hidup-Nya sempurna dan Kekuasaan-Nya mandiri.

Salah satu dalil yang paling masyhur adalah dalam Ayat Kursi (Surat Al-Baqarah: 255):

"Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qayyum..." (Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya).

Selain itu, ada Surat Ali Imran Ayat 2, "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)." Surat Thaha Ayat 111 juga menyatakan, "Dan tunduklah semua wajah dengan rendah hati di hadapan (Allah) Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)..."

Keutamaan Zikir Ya Hayyu Ya Qayyum

Mengamalkan zikir Al-Qayyum memiliki dampak psikologis dan spiritual yang luar biasa. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak zikir dengan menyebut nama Al-Qayyum, terutama saat dalam kesempitan.

Baca juga: Menghidupkan Harapan yang Padam Rahasia di Balik Nama Allah Al-Muhyi

Rasulullah SAW sering mengajarkan doa, "Ya Hayyu Ya Qayyum, bi rahmatika astaghits..." (Wahai Yang Maha Hidup lagi Maha Mandiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan). Berikut manfaat spiritualnya:

Manfaat Zikir Penjelasan
Kekuatan Mental Menghilangkan rasa takut berlebihan terhadap kehilangan dukungan manusia.
Solusi Masalah Mengundang pertolongan Allah dalam urusan yang dianggap mustahil oleh logika.
Ketenangan Hati Menyadari bahwa penjaga alam semesta tidak pernah tidur (laa ta'khudzuhu sinatun wala naum).

Implementasi Sifat Al-Qayyum dalam Kehidupan Sehari-hari

Meneladani Al-Qayyum berarti berusaha menjadi pribadi yang tangguh dan tidak cengeng. Berikut langkah praktisnya:

1. Melatih Kemandirian (Iffah)

Berusahalah untuk tidak membebani orang lain jika kita masih mampu melakukannya sendiri. Dalam dunia profesional, ini berarti memiliki etos kerja yang tinggi tanpa harus selalu diawasi.

Baca juga: Asmaul Husna Al-Muid Arti, Dalil, dan Cara Mengamalkannya

2. Menjaga Amanah dan Tanggung Jawab

Sebagaimana Allah SWT terus-menerus mengurus makhluk-Nya tanpa henti, kita harus bertanggung jawab atas tugas-tugas kita secara konsisten hingga tuntas.

3. Tawakal yang Benar

Tawakal bukan berarti diam, melainkan berusaha maksimal lalu menyerahkan hasilnya kepada Al-Qayyum. Kita yakin bahwa hasil terbaik adalah apa yang ditetapkan oleh-Nya.

Baca juga: Asmaul Husna Al-Mubdi Allah Maha Memulai Segala Sesuatu dari Ketiadaan

4. Tidak Bergantung pada Makhluk 

Menyadari bahwa manusia hanyalah perantara. Jika kita mengharapkan sesuatu, gantungkan harapan itu kepada Allah, bukan kepada atasan, teman, atau pasangan.

Refleksi: Berapa kali kita merasa kecewa karena berharap pada manusia? Itu adalah pengingat agar kita kembali bersandar pada Al-Qayyum, satu-satunya Dzat yang tidak akan pernah mengecewakan hamba-Nya.

Kesimpulan

Memahami Al-Qayyum adalah obat bagi jiwa yang lelah. Dengan menyadari bahwa Allah Maha Mandiri dan Maha Mengurusi segala hal, kita akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih berani, mandiri, dan memiliki mentalitas pemenang yang hanya takut kepada Allah SWT.

Baca juga: Asmaul Husna Al-Hamid Makna, Dalil, dan Implementasi dalam Kehidupan

FAQ (People Also Ask)

Apa arti Al-Qayyum?
Al-Qayyum artinya Allah Maha Mandiri, berdiri sendiri tanpa butuh bantuan, dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya.

Kenapa Al-Qayyum selalu berpasangan dengan Al-Hayyu?
Karena kehidupan yang sempurna (Al-Hayyu) menuntut adanya kekuasaan untuk mengatur (Al-Qayyum). Keduanya adalah inti dari sifat-sifat Allah.

Apa manfaat membaca Ya Hayyu Ya Qayyum 1000 kali?
Meskipun tidak ada angka khusus dalam hadits shahih, para ulama menyebutkan memperbanyak zikir ini dapat melapangkan hati dan memudahkan urusan yang sulit.

Baca juga: Bacaan Asmaul Husna Lengkap 99 Nama Allah Arab dan Artinya

Mengasah Sifat Mandiri

  • Mulailah hari dengan doa Ya Hayyu Ya Qayyum di waktu subuh.
  • Identifikasi satu hal yang biasanya Anda minta tolong orang lain dan cobalah kerjakan sendiri hari ini.
  • Evaluasi niat: Apakah hari ini saya bekerja untuk mencari ridha Allah (Al-Qayyum) atau hanya sekadar pujian manusia?
  • Sisihkan waktu 5 menit untuk merenungi ketergantungan kita kepada Allah (seperti detak jantung dan nafas yang diatur oleh-Nya). (I-2)

Baca juga: 99 Asmaul Husna Arab, Latin, dan Artinya

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik