Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Jelang Ramadan, Ini Deretan Fitur Baru Ngaji.ai untuk Pendamping Ibadah

Basuki Eka Purnama
12/2/2026 21:06
Jelang Ramadan, Ini Deretan Fitur Baru Ngaji.ai untuk Pendamping Ibadah
COO Vokal.ai Vanya Sunanto saat menyampaikan paparan aplikasi ngaji.ai dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).(ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

APLIKASI belajar mengaji berbasis kecerdasan buatan, Ngaji.ai, resmi memperkenalkan rangkaian fitur terbaru menyambut bulan suci Ramadan. Inovasi yang dihadirkan oleh Vokal.ai ini mentransformasi aplikasi tersebut menjadi asisten ibadah harian yang komprehensif guna membantu pengguna tetap konsisten di tengah kesibukan.

COO Vokal.ai, Vanya Sunanto, menegaskan bahwa kehadiran fitur-fitur ini bertujuan untuk memfasilitasi niat ibadah pengguna agar lebih berkelanjutan. 

"Kalau misalnya kita sudah punya niat, insya Allah dengan adanya Ngaji.ai niat itu akan dimudahkan sehingga jadi lebih konsisten dan akan berkelanjutan ke depannya," ungkap Vanya dalam konferensi pers di Jakarta.

Ekosistem Ibadah dalam Satu Genggaman

Ngaji.ai kini memperluas jangkauannya melampaui pembelajaran tajwid dengan menghadirkan fitur-fitur pendukung aktivitas Muslim sehari-hari:

  1. Pengingat Salat Interaktif: Tidak hanya memberikan notifikasi waktu salat, pengguna kini dapat menandai atau mencatat ibadah salat yang telah ditunaikan sebagai bentuk evaluasi diri.
  2. Kumpulan Doa dan Dzikir: Pengguna dapat mengakses berbagai doa harian dan bacaan dzikir secara praktis di dalam aplikasi untuk menemani aktivitas spiritual harian.
  3. Fitur Ikhtiar: Ini merupakan fitur unggulan baru yang berisi panduan amalan sederhana selama tujuh hari. Pengguna akan ditantang melakukan misi kebaikan, seperti menjaga lisan, disiplin tepat waktu dalam salat, hingga latihan bersyukur secara tertulis.

"Misalnya di hari pertama kita bisa lihat bacaan apa yang bisa kita baca, doa yang bisa kita doakan dan ada challenge-nya, mungkin misalnya hari ini coba tuliskan apa yang bikin kita bersyukur kepada Allah," jelas Vanya menggambarkan cara kerja fitur Ikhtiar.

Teknologi AI yang Adaptif dan Presisi

Fitur utama Ngaji.ai tetap bertumpu pada platform belajar mengaji yang didukung oleh Artificial Intelligence. Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan 30 ribu jam data pelafalan Al-Quran orang Indonesia. 

Hal ini membuat AI di aplikasi ini mampu memberikan koreksi yang sangat akurat dan relevan dengan karakteristik vokal masyarakat lokal.

Proses belajar disusun secara sistematis melalui 16 materi dan dua tahap ujian yang telah divalidasi oleh pakar serta lembaga kompeten. Menariknya, aplikasi ini menerapkan standar penilaian yang ketat untuk mengukur kemajuan pengguna:

  • Skor Pelafalan Otomatis: Setiap kali pengguna melafalkan ayat, AI akan memberikan skor angka (misalnya 80% atau 100% benar) untuk menunjukkan tingkat ketepatan tajwid.
  • Indikator Progres Berbasis Kualitas: Berbeda dengan aplikasi lain, kemajuan belajar di Ngaji.ai tidak dihitung dari frekuensi membuka aplikasi (log in), melainkan dari seberapa tepat pelafalan yang berhasil dicapai pengguna di setiap materi.

"Setiap pelajaran itu selesai akan keliatan dari materi ini berapa persen, materi berikutnya berapa persen," pungkas Vanya. 

Dengan kombinasi fitur asisten ibadah dan teknologi koreksi suara yang canggih, Ngaji.ai diposisikan sebagai solusi digital bagi umat Muslim untuk meraih ibadah yang lebih berkualitas dan terukur. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya