Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Waspada Virus Nipah! Kenali Ancaman Tersembunyi dan Cara Melindungi Keluarga Anda

 Gana Buana
09/2/2026 12:31
Waspada Virus Nipah! Kenali Ancaman Tersembunyi dan Cara Melindungi Keluarga Anda
Cara pencegahan Virus Nipah, gejala awal, hingga risiko penularannya.(Freepik)

DUNIA kesehatan global di tahun 2026 semakin memberikan perhatian serius terhadap ancaman penyakit zoonosis, salah satunya adalah Virus Nipah (NiV). Meskipun tidak sesering virus influenza, Virus Nipah memiliki tingkat fatalitas kasus (CFR) yang sangat tinggi, berkisar antara 40% hingga 75%.

Memahami cara pencegahan dan mengenali gejalanya sejak dini adalah langkah krusial untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.

Apa Itu Virus Nipah

Virus Nipah adalah virus zoonotik, yang berarti ia berpindah dari hewan ke manusia. Virus ini termasuk dalam genus Henipavirus dan pertama kali diidentifikasi pada tahun 1999 saat terjadi wabah di kalangan peternak babi di Malaysia dan Singapura. Inang alami dari virus ini adalah kelelawar buah dari famili Pteropodidae, khususnya genus Pteropus.

Waspada Gejala Awal

Masa inkubasi biasanya berlangsung selama 4 hingga 14 hari. Namun, dalam beberapa kasus, masa inkubasi bisa mencapai 45 hari. Gejala awal sering kali menyerupai flu, seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, dan nyeri otot.

Cara Penularan Virus Nipah

Memahami jalur penularan adalah kunci utama dalam strategi pencegahan. Ada tiga jalur utama penularan yang harus diwaspadai:

  • Dari Hewan ke Manusia: Melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi atau cairan tubuhnya.
  • Makanan Terkontaminasi: Mengonsumsi buah atau nira yang terkena air liur/urin kelelawar.
  • Antarmanusia: Kontak erat dengan cairan tubuh pasien yang terinfeksi di lingkungan rumah atau RS.

Langkah Pencegahan yang Wajib Dilakukan

Hingga tahun 2026, pencegahan berbasis perilaku tetap menjadi cara paling efektif untuk memutus rantai penularan:

1. Keamanan Konsumsi Buah

Pastikan untuk selalu mencuci buah dengan air mengalir. Hindari mengonsumsi buah yang terdapat bekas gigitan hewan, karena air liur kelelawar buah adalah media utama penyebaran virus.

2. Hindari Area Sarang Kelelawar

Jangan melakukan aktivitas di bawah pohon atau gua yang menjadi tempat tinggal kelelawar buah. Jika Anda tinggal di area perkebunan, pastikan wadah penampung nira tertutup rapat.

3. Higienitas Personal

Rutin mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas di luar ruangan atau setelah bersentuhan dengan hewan ternak. Penggunaan masker dan sarung tangan sangat disarankan bagi mereka yang bekerja di sektor peternakan.

Kategori Tindakan Pencegahan
Pangan Cuci bersih buah, masak daging hingga matang.
Lingkungan Jauhkan kandang ternak dari pohon buah.
Kesehatan Segera isolasi mandiri jika ada gejala ensefalitis.

Kesimpulan

Virus Nipah merupakan ancaman kesehatan serius yang membutuhkan kewaspadaan tinggi. Meskipun riset vaksin terus berkembang di tahun 2026, menjaga kebersihan pangan dan menghindari kontak dengan inang alami virus adalah cara terbaik untuk melindungi diri. Tetap perbarui informasi Anda melalui sumber resmi seperti Kementerian Kesehatan dan WHO.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Virus Nipah bisa sembuh?

Hingga saat ini belum ada obat spesifik untuk Virus Nipah. Penanganan medis berfokus pada perawatan suportif untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi berat.

Apakah virus ini menular lewat udara?

Penularan utama adalah melalui cairan tubuh. Namun, dalam prosedur medis tertentu yang menghasilkan aerosol, risiko penularan lewat udara tetap diwaspadai oleh tenaga medis. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya