Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Wamenhaj Ungkap Alasan Calon Petugas Haji Dicoret dari Peserta Diklat

Akma Fauzi
29/1/2026 13:49
Wamenhaj Ungkap Alasan Calon Petugas Haji Dicoret dari Peserta Diklat
Ilustrasi(MCH 206)

WAKIL Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan sejumlah faktor yang membuat calon petugas haji 2026 dipulangkan dari pendidikan dan pelatihan (diklat). Dahnil menyebut, semua keputusan diambil sepenuhnya oleh tim pelatih dan instruktur. 

Dahnil mengungkap ada enam peserta dihentikan atau dikeluarkan dari peserta diklat. Alasannya, mulai dari tidak mematuhi aturan, mengganggu kekompakan tim, menghambat proses pelatihan, hingga faktor kesehatan.

"Jadi tidak semua peserta diklat itu pasti lulus. Pasti ada yang harus berhenti di jalan atau dikeluarkan. Karena masalah-masalah yang dianggap (dinilai) oleh tim instruktur," kata Dahnil di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (29/1).

Ia mencontohkan, tingkat kehadiran menjadi salah satu indikator utama penilaian. Peserta dengan tingkat kehadiran di bawah 50 persen dapat dicoret dari daftar peserta diklat.

"Kehadiran kan semuanya diharapkan full 100% bisa mengikuti (kegiatan diklat).Kemudian kedisiplinan, kemudian ketertiban dan macam-macam," jelasnya.

Selain itu, ada pula peserta yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan berdasarkan hasil medical check-up (MCU), termasuk yang memiliki penyakit serius seperti gangguan jantung, sehingga dinilai berisiko jika tetap bertugas.

Menurutnya, jangan ada calon petugas haji yang merasa diistimewakan. Ia menegaskan seluruh calon petugas haji diperlakukan sama, apapun latar belakang pekerjaannya..

"Semuanya disini sama, bahkan ada profesor, ada pejabat yang juga ikut," jelasnya. 

Dahnil juga mengingatkan agar calon petugas haji tidak memiliki mentalitas sekadar ingin “nebeng” berhaji gratis. Ia menegaskan, tugas utama petugas haji adalah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya