Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kemendikdasmen Berikan Santunan Korban Terdampak Bencana Longsor Cisarua

Despian Nurhidayat
28/1/2026 10:04
Kemendikdasmen Berikan Santunan Korban Terdampak Bencana Longsor Cisarua
Ilustrasi(Dok Kemendikdasmen)

KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan duka cita mendalam atas bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sebagai respons cepat, Kemendikdasmen, turun ke lokasi bencana untuk membantu proses pencarian korban, menyalurkan bantuan, serta memastikan proses pembelajaran pascabencana dapat berjalan.

“Kemendikdasmen menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Saat ini, kami terus berkoordinasi dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah setempat untuk mengidentifikasi serta menyiapkan bantuan yang akan diberikan,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto, dilansir dari keterangan resmi, Rabu (28/1). 

Kemendikdasmen telah memberikan santunan kepada dua peserta didik yang menjadi korban jiwa atas bencana tersebut. Bantuan lainnya juga diberikan dengan menurunkan pegawai BBPMP Prov. Jawa Barat untuk terlibat langsung dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban bersama Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Sekolah Dasar (SD) sekitar lokasi bencana juga telah difungsikan sebagai posko pengungsian, yaitu di SD Negeri Karya Bakti, SD Negeri 1 Pasirlangu, dan SD Negeri Cintabakti. Selanjutnya,  Kemendikdasmen akan menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah (school kit) bagi peserta didik terdampak, menyiapkan layanan pendampingan psikologis, serta memastikan keberlanjutan pembelajaran pascabencana.

Terkait dampak terhadap satuan pendidikan, Kemendikdasmen juga terus melakukan observasi ke sekolah-sekolah yang terdampak bencana. Koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan dinas pendidikan setempat untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan penanganan yang akan dilakukan.

Kemendikdasmen mengajak kepada seluruh pihak untuk bergotong royong membantu proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bandung Barat. "Semoga para korban terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, serta proses pemulihan pascabencana berlangsung dengan cepat dan lancar," tutupnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya