Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LOUHAN Club Indonesia (LCI) merumuskan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ikan louhan nasional melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026.
Perhelatan yang berlangsung pada 10–11 Januari 2026 di Pacific Garden Alam Sutera, Tangerang ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah baru bagi komunitas louhan di tanah air.
Pembina LCI, Nico Stevanus, dalam sambutan pembukaannya menjelaskan bahwa LCI hadir sebagai wadah inklusif bagi seluruh aktor di dunia louhan, mulai dari pembudidaya (breeder) hingga penghobi. Visi besarnya adalah membawa louhan Indonesia bersaing di panggung internasional.
“Tujuan lahirnya LCI ini adalah untuk memajukan Louhan Indonesia dan memperjuangkan teman teman breeder (pembudidaya), progressor dan penghobi louhan, serta menempatkan louhan Indonesia sebagai salah satu hobi ikan hias terdepan di Indonesia dan manca negara,” ujar Nico Stevanus.
Ketua Umum LCI, Welly Luxza Pradana, mengungkapkan bahwa Rakernas ini menghasilkan keputusan krusial yang akan menjadi fondasi organisasi. Selain memperkuat legitimasi LCI, rapat tersebut berhasil menyusun rencana kerja tiap bidang, termasuk pembaruan standar penilaian ikan.
“Hasil dari rakernas ini antara lain menjadi sebuah momentum awal legitimasi LCI 2026, merumuskan program rencana kerja di masing-masing bidang acara dengan acara kontes nasional yang akan diadakan pada 25 Februari 2026, merumuskan sistem pedoman penjurian untuk periode 2026, mendekatkan LCI kepada pemangku kebijakan untuk mendapatkan dukungan memajukan louhan Indonesia,” kata Welly.
Untuk mendukung misi tersebut, LCI juga memperkuat tata kelola organisasi dengan membentuk bidang-bidang strategis, seperti keanggotaan, pembinaan, hukum, hingga komunikasi antarlembaga.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal LCI, Dhika Yudistira, menekankan pentingnya sinergi antara komunitas dan regulator.
Menurutnya, LCI akan berperan aktif memberikan masukan kepada pemerintah agar kebijakan sektor ikan hias dapat menyentuh langsung para pelaku di lapangan.
“Hasil dari rakernas LCI 2026 ini sangat luar biasa dimana kita akan terus mendorong penguatan ekosistem ikan louhan tanah air serta kita akan berkolaborasi dengan pemerintah serta memberikan masukan-masukan kepada pemerintah agar program pemerintah lebih dirasakan langsung dan dapat mengembangkan ikan hias tanah air pada umumnya dan ikan louhan pada khususnya,” jelas Dhika.
Sebagai langkah nyata pasca-Rakernas, LCI tengah bersiap menggelar Ramadhan Cup pada 25 Februari hingga 1 Maret 2026.
Bertempat di Pacific Garden Alam Sutera, acara ini didesain tidak hanya sebagai kontes dan pameran, tetapi juga mengedepankan sisi sosial melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim.
Melalui Rakernas ini, LCI optimistis dapat membangun organisasi yang lebih profesional dan kolaboratif, guna memastikan posisi louhan sebagai salah satu komoditas penting dalam industri ikan hias nasional dan global. (Z-1)
Pantauan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Oeba Kupang, Minggu (18/1), Ikan ekor kuning ukuran sedang yang sebelumnya dijual sekitar Rp80.000 per ekor, sekarang melonjak menjadi Rp150.000.
Makanan beku kerap dinilai buruk untuk kesehatan. Padahal, ahli gizi menyebut beberapa jenis makanan beku tetap kaya nutrisi dan justru baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan secara rutin berkaitan dengan kesehatan otak yang lebih baik.
PEMINDANGAN ikan menjadi salah satu usaha potensial di wilayah pesisir, termasuk di pesisir Tegal. Saat ini berbagai upaya tengah dilakukan untuk melakukan penguatan usaha tersebut.
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengajak anak-anak Pesantren Hidayatullah mengenal pentingnya konsumsi pangan sehat, bergizi, dan seimbang.
Wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah dipilih mengingat kedua daerah ini memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perikanan hias dan akuakultur.
Peluang industri perikanan dan akuakultur di Indonesia cukup besar, baik dari sisi ikan hias yang beragam dengan Indonesia sebagai negara kepulauan.
UMKM Tirta Haring Borneo asal Palangkaraya berhasil mengekspor ikan Botia ke Singapura.
Jenis Ikan Hias Populer dan Cara Merawatnya. Temukan ikan hias populer & tips perawatan lengkap! Ciptakan akuarium impian, pelajari kebutuhan, dan nikmati keindahan bawah laut di rumah.
Pesona Ikan Cupang: Warna, Agresi, Keindahan. Ikan tarung: Agresi memukau dalam balutan warna indah. Temukan pesona dan keunikan ikan laga, si petarung cantik!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved