Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Menhaj: Kampung Haji Baru Bisa Beroperasi Parsial pada 2028

Ficky Ramadhan
08/1/2026 16:11
Menhaj: Kampung Haji Baru Bisa Beroperasi Parsial pada 2028
Kampung Haji Baru Bisa Beroperasi Parsial pada 2028.(Antara)

HARAPAN jemaah haji Indonesia untuk segera menikmati fasilitas eksklusif 'Kampung Haji' di Arab Saudi dalam waktu dekat dipastikan belum dapat terwujud. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa operasional tower di kawasan tersebut baru ditargetkan dapat berjalan secara parsial pada musim haji 2028.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mohammad Irfan Yusuf (Gus Irfan) menjelaskan bahwa kompleksitas konstruksi membuat fasilitas tersebut mustahil digunakan pada musim haji tahun ini maupun tahun depan. Pernyataan ini sekaligus memberikan kepastian waktu di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap proyek strategis tersebut.

"Yang jelas tahun ini belum bisa, tahun depan (juga belum). Karena membangun itu kan tidak cukup setahun. Kita harapkan paling lambat tahun 2028 itu ada sebagian tower yang bisa dipakai," ujar Gus Irfan di Jakarta, Kamis (8/1).

Danantara Ambil Alih Konstruksi

Dalam skema terbarunya, Gus Irfan menekankan adanya pembagian wewenang yang tegas. Pembangunan fisik dan pendanaan Kampung Haji kini sepenuhnya berada di bawah kendali Daya Anagata Nusantara (Danantara). Posisi Kemenhaj dalam proyek ini adalah sebagai pengguna fasilitas (end-user) untuk pelayanan jemaah.

Menurut Gus Irfan, keterlibatan Danantara menjamin keamanan dari sisi pendanaan (funding). Ia juga memastikan bahwa secara diplomasi, Pemerintah Arab Saudi telah memberikan lampu hijau dan menyambut baik birokrasi proyek ini.

"Saya kira (anggaran) tidak ada kendala. Danantara punya uang, kemudian birokrasi Arab Saudi sangat welcome. Terkait dengan Kampung Haji tentu lebih banyak domainnya Danantara," tegasnya.

Dengan porsi pembangunan yang ditangani Danantara, Kemenhaj kini mengalihkan fokus utamanya pada peningkatan kualitas pelayanan dan kesiapan mental serta fisik jemaah haji Indonesia. Sembari menunggu rampungnya infrastruktur di Tanah Suci, Kemenhaj akan memastikan standar pelayanan haji reguler tetap berjalan optimal tanpa terganggu proses konstruksi.

Target operasi parsial pada 2028 ini menjadi penanda waktu (milestone) baru bagi ekosistem haji Indonesia dalam upaya memiliki aset akomodasi mandiri di Arab Saudi. (Fik/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya